MAKASSAR, BKM — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Makassar optimis dan yakin tingkat kelulusan siswa dan siswi SMA/SMK mencapai 100 persen. Bahkan, disdikbud mengimbau seluruh kepala sekolah untuk mempublikasikan kelulusan siswanya melalui media cetak dan elektronik.
“Saya optimis tingkat kelulusan siswa-siswi SMA/SMK mencapai 100 persen. Saya juga mengimbau semua Kepsek untuk mempublikasikan ke media cetak ataupun elektronik hasil UN,” kata Alimuddin, Selasa (3/5).
Pengumuman hasil UN melalui media cetak dan elektronik, ujar Alimuddin, diharapkan dapat membantu memudahkan para siswa untuk melihat hasil pengumumanya. Selain itu, pengumuman melalui media juga dapat mengurangi kepadatan para siswa di sekolah sekolah untuk melihat kelulusannya.
“Bagus itu kalau lewat media karena anak-anak sudah tidak perlu ke sekolah melihat pengumuman dan pasti sekolah juga tidak padat,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Makassar, Hasbi juga mengaku belum mengetahui jumlah siswa yang tidak lulus UN. Akan tetapi, dia memprediksikan semua siswa-siswi SMA lulus semua.
“Saat ini, kelulusan siswa sudah ditentukan oleh pihak sekolah dan UN bukan lagi penentu kelulusan siswa. Jadi saya prediksi, semua siswa pasti bakal lulus semua, karena pihak sekolah yang menentukan siswanya untuk lulus. Pihak sekolah juga tentunya akan malu kalau siswanya tidak dikasih lulus khususnya yang punya nilai baik dan kedisiplinan,” singkatnya.
Terpisah, Ketua Panitia Pelaksana UN, Salam Soba menegaskan, panitia sudah menjemput nilai UN ke Jakarta.”Panitia sudah menjemput nilai UN ke Jakarta. Untuk selanjutnya akan diteruskan ke sekolah-sekolah,” kata Salam, kemarin.
Dia mengaku belum bisa memberi bocoran terkait jumlah siswa yang tidak lulus dan nilai tertinggi karena datanya belum ada.
“Nanti saya informasikan kalau datanya sudah saya pegang,” jelasnya.
Namun, Salam optimistis jika tingkat kelulusan siswa SMA/sederajat seperti tahun lalu yakni 100 persen.
Untuk kelulusan siswa, sekolah punya kewenangan penuh untuk menentukan. Bukan hanya berdasarkan nilai UN saja.
Tahun ajaran ini, sebanyak 127.502 siswa ikut UN SMA sederajat, termasuk paket C yang digelar 4-6 April lalu.
Seperti tahun lalu, UN tahun ini digelar dengan dua versi yakni secara konvesional menggunakan naskah ujian dan secara online yang disebut sistem Computer Based Test (CBT).
Untuk tahun ajaran 2015/2016, total sekolah di Sulsel yang ikut UN sistem CBT sebanyak 162 sekolah. Jumlah terbanyak ada di Makassar, yakni 47 sekolah. Selanjutnya, Pangkep 13 sekolah serta Parepare dan Toraja Utara 11 sekolah. (rhm-arf/war)
Disdikbud Yakin Siswa SMA Lulus 100 Persen
×

