ENREKANG, BKM — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang, Marwan Ganoko menjeguk warga pengungsi longsor Desa Parombean yang sedang di rawat di Rumah Sakit Umum Massenrempulu (RSUM). Kunjungan Marwan Ganoko secara tiba-tiba tanpa di dampingi jajarannya, Kamis (27/5) malam.
Namun setibanya di rumah sakit, Marwan pun disambut sejumlah perawat rumah sakit yang bertugas pada bagian ruangan ibu dan anak. “Ini ya pasien dari Parombean,” kata Marwan saat memasuki ruangan tempat dirawatnya Nurhaini (38) pasien asal Dusun Bunga Mendoe Desa Parombean yang merupakan wilayah terisolir akibat longsor tanggal 19 April bulan lalu.
Nuraini pun langsung disapa oleh Marwan Ganoko dengan pertanyaan seputar kondisi yang dialaminya saat ini. “Bagaimana kabarta,” ungkap Marwan dalam bahasa daerah kepada pasien yang kini sedang hamil 7 bulan.
Marwan Ganoko berharap kepada pasien dan kelurganya agar tetap kooperatif dalam melaksanakan anjuran dokter. “Apa kata dokter, itu yang kita lakukan,” pesannya pada pasien dan keluarganya sembari mengatakan jika penyakit gondok yang dialaminya saat ini harus dilakukan pemeriksaan secara intens. “Penyakitta harus di periksa baik-baik. Jadi janganki pulang kalau belum di suruh dokter,” ata dia lagi yang tidak henti-hentinya mengajak pasien bersama Sunaryo suami Nurhaini agar tetap betah menjalani perawatan di rumah sakit.
Belum lama ini, Nuraini dirawat di rumah sakit Tana Toraja akibat penyakit yang dideritanya. Namun hanya beberapa hari menjalani perawatan di rumah sakit tersebut, Nurhaini pun di kembalikan keluarganya ke kediamannya di Desa Parombean Kecamatan Curio. “Janganki pulang kalau belum di suruh pulang oleh dokter. Tinggalki di kampung, tidak ada pengobatan untuk sakitta. Tapi kalau di sini, ada keluhanta, tanyaki ini ibu perawat, ada dokter juga,” ajak Marwan.
Sementara itu, Sunaryo berjanji tidak akan keluar lagi dari rumah sakit sebelum di pulangkan oleh dokter. “Iye Pak Dokter, tidak pulangmi,” kata Sunaryo sembari menyampaikan ucapan terima kasih ke Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang. (her/C)
Kadis Jenguk Pasien Pengungsi
×

