PAREPARE, BKM — Penyidik Satuan Narkoba Polres Parepare kini mengantongi identitas pemilik sabu-sabu seberat 4 kg yang diamankan di Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Kota Parepare, Senin (6/6) dinihari lalu. Bandar berinisial AH tersebut diketahui berada di Jakarta.
Keberadaan AH terungkap dari ‘nyanyian’ empat tersangka yang telah diamankan sebelumnya. Masing-masing Ardian, Taufik, Andri Sembiring dan Andi Cali.
”Identitas pemiliknya (sabu 4 kg) sudah diketahui. Ini melibatkan mafia antarnegara, Malaysia-Indonesia. Karena itu, Direktorat Narkoba Polda Sulsel membantu memback up penyidik Polres Parepare untuk membongkar mafianya,” kata Kapolres Parepare, AKBP Alan G Abast melalui telepon selularnya sebelum melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) di mapolda, kemarin.
Terpisah, Kapolsek KPN Parepare, Syarifuddin yang menangkap dua tersangka, Adrian dan Taufik mengatakan, 4 kg sabu yang diamankan rencananya hendak dibawa ke Palu (bukan Toli-toli seperti diberitakan sebelumnya) untuk diserahkan kepada Rahman Sidik. Namun belakangan diketahui Rahman Sadik ditahan aparat Polres Palu, karena di mobilnya ditemukan sabu-sabu.
”Jadi Rahman Sadik yang akan menerima 4 kilogram sabu ini di Palu, juga ditangkap bersama empat rekannya oleh aparat Polda Sulawesi Tengah. Mereka tertangkap karena di kendaraannya ditemukan narkoba,” jelas Syarifuddin.
Rencananya, lanjut Syarifuddin, Rahman Sadik juga akan dibawa ke Parepare untuk menjalani pemeriksaan. Namun rencana itu tidak jadi, karena Rahman Sadik juga tertangkap polisi dalam kasus pemilikan sabu-sabu.
Kepada penyidik kepolisian di Palu, Rahman Sadik mengatakan kalau 4 kg sabu tersebut akan dia bawa ke Jakarta untuk bandar berinisial AH. ”Setelah kita tahu namanya, AH kini menjadi target operasi (TO) Polres Parepare bekerja sama Ditnarkoba Polda Sulsel,” terang Syarifuddin.
Karena melibatkan mafia antarnegara, pengiriman sabu-sabu ini melalui proses panjang, dengan tujuan untuk menghindari petugas. Barang haram dikirim dari Malaysia, kemudian masuk Tarakan. Lalu dibawa melalui jalur laut ke Parepare, dan selanjutnya ke Palu, untuk kemudian dikirim ke Jakarta.
”Untuk memburu AH di Jakarta, harus ada koordinasi antara Polda Sulsel dengan Mabes Polri,” ujarnya. (smr/rus/b)
Pemilik Sabu 4 Kg Mafia Antarnegara
×

