SINJAI, BKM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai menegaskan jika dalam jangka waktu dua tahun kedepan tak mampu menganggarkan penyelesaiannya maka sebaiknya pembangunan Masjid Islamic Centre segera dihentikan.
“Kita minta dihentikan saja pembangunannya kalau tak memiliki anggaran untuk penyelesaiannya,” ujar Ketua Komisi III DPRD Sinjai Amsul Mapasara, Selasa (21/6) saat Rapat Kerja dengan Kadis Tata Ruang Sinjai, Arsyid Yarham di ruang rapat kantor DPRD kemarin
Dia berharap agar bangunan yang sudah berbentuk rangka itu itu bisa dimanfaatkan lain ketimbang menganggarkan gedung tersebut sementara tidak dimanfaatkan.
Dia menyebut bahwa pembangunannya dianggarkan tiap tahun. Namun sampai saat ini belum rampung.
Kadis Tarkim Harsyid Yarham menjelaskan masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Bupati Sinjai Andi Rudiyanto Asapa tahun 2008 lalu dengan menggunakan dana APBD. Total uang daerah habis Rp 15 miliar hingga tahun ini dan masih membutuhkan dana sebesar 35 miliar untuk perampungan.
Pihaknya mengaku menjadi korban dari pembangunan tersebut karena sering diminta datang diperiksa penyidik di Kejati Sulsel.”Saya merasa jadi korban pada kasus ini karena bolak balik ke Makassar untuk dimintai keterangan oleh Kejati Sulsel padahal bukan saya Kadis waktu itu,”tandas Harsyid. (din/C)
Dewan Minta Pembangunan Dihentikan
×

