pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Pelajar SMP Ditangkap Terlibat Kasus Pembunuhan

MAKASSAR, BKM — Polisi tidak butuh waktu lama untuk menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang pelajar bernama Rezaldi alias Reza (16). Korban mengembuskan nafas terakhir usai dikeroyok dan ditikam di depan Warnet Hero Jalan Daeng Tata 3, Sabtu (23/7) sekitar pukul 19.00 Wita.
Tiga orang yang dibekuk karena terlibat dalam pembunuhan ini, masing-masing AH alias Aldi (16) dan AZM alias Aji (15). Keduanya yang masih tercatat sebagai pelajar SMP ini merupakan warga Jalan Daeng Kuling 3. Sementara satu lainnya adalah Muh Septiawan Putra Utomo alias Septiawan (17), warga Jalan Dg Tata 3 yang bekerja sebagai buruh bangunan. Satu orang lainnya, yakni Ang masih dalam pengejaran. Penangkapan dilakukan Minggu (24/7) pukul 01.00 Wita.
Informasi yang disampaikan Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin, kemarin menyebutkan, sesaat setelah melakukan pembunuhan, ketiga remaja tersebut langsung melarikan diri dan bersembunyi di Jalan Dg Ramang, samping Polda Sulsel.
”Informasi dari masyarakat diterima Kapolsek Tamalate, Kompol Azis Yunus. Ketiga tersangka disebutkan melarikan diri dan bersembunyi di Jalan Dg Ramang, Biringkanaya,” jelas Burhanuddin.
Kapolsek bersama Panit 2 Reskrim, Ipda Sugiman dan anggota Merpati Tamalate langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan mengejar tersangka di Jalan Dg Ramang. Benar saja, saat Tim Resmob Unit Reskrim Polsek Tamalate melakukan pengintaian, tersangka tiba-tiba muncul dengan mengendarai sepeda motor dan melintas di Jalan Dg Ramang. Ketiganya berhasil dibekuk lalu kemudian dibawa ke Mapolsek Tamalate untuk diinterogasi.
Kapolsek Tamalate, Kompol Aziz Yunus yang dikonfirmasi terpisah, menjelaskan dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka, terungkap kalau sebelum menikam korban, mereka terlebih dahulu mengeroyoknya.
”Jadi sebelum ditikam, korban dikeroyok. Tiba-tiba salah seorang pelaku menikam leher dan kepala korban dengan sebilah badik,” terang Aziz.
Sebelum terjadi pengeroyokan, tambah Aziz, ketiga tersangka datang mencari salah seorang teman Reza bernama Septian. Namun Reza dan teman-temannya yang saat itu berada di depan warnet, mengaku tidak tahu keberadaan Septian.
Ketiga tersangka tersinggung, karena Reza Cs menjawab dengan kasar. Akhirnya terjadi pertengkaran mulut yang berakhir penikaman terhadap korban.
Kepada polisi yang memeriksanya, seorang tersangka, AH
mengaku dirinyalah yang menikam korban Reza. Namun ia tak sendiri, melainkan bersama seorang rekannya berinisial Ang yang kini masih dikejar.
Sebelum menikam, AH mengatakan korban membuatnya tersinggung saat mencari seseorang. ”Korban itu memang saya cari juga. Kebetulan saat itu saya dapati dia. Disitulah saya menikamnya bersama seorang temanku,” terang AH.
Sebenarnya, tambah Kapolsek Tamalate, antara korban dan pelaku masih berteman. Namun karena kesalahpahaman, mereka pernah nyaris saling serang, tapi berhasil didamaikan. Belakangan kelompok Aldi masih menyimpan dendam. Mereka saling mencari meski telah didamaikan,” jelas Aziz yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Biringkanaya. (jul-ish/rus)



×


Dua Pelajar SMP Ditangkap Terlibat Kasus Pembunuhan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar