SETELAH dari Jakarta, rombongan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar kembali melanjutkan kunjungannya ke Dinas Sosial Kota Bandung, Rabu (27/8). Mereka star dari Serela Hotel, Jalan Cihampelas pukul 09.30 WIB.
Jetbus pariwisata warna orange dengan nomor polisi B 7044 WGA itu tetap setia mengantar para rombongan pejuang permasalah sosial Kota Daeng.
Tiba di Kantor Dinas Sosial Kota Bandung di Jalan Sindang Sirna, rombongan disambut oleh Sekretaris Dinas Sosial, Yuliani yang didampingi Kepala Bidang Partisipasi Sosial Masyarakat (Parsosmas), Irma Nuryani beserta TKSK Kota Bandung.
Dalam pertemuan ini digelar diskusi. Pihak Dinsos Bandung lebih banyak menjelaskan tentang cara penanganan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial).
Di kota yang dikenal dengan sebutan Paris van Java ini, persoalan PMKS ditangani oleh ribuan TKSK dan organisasi sosial lainnya, atau Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang melekat pada Dinas Sosial Kota Bandung. Seperti Karang Taruna (KT), Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Unit Sosial Responsible (USR).
Ribuan tenaga kesejahteraan sosial tersebut tersebar 150 kelurahan, 1.631 RW dan satu orang per RT. Tenaga tersebut memiliki komunikasi dan koordinasi dengan baik dan lancar. Setiap orang difasilitasi laptop dan handphone. Termasuk ditunjang dengan honor yang cukup lumayan.
Selain itu, Pemkot Bandung juga menggelontorkan dana sebesar Rp100 juta per kelurahan. Dana tersebut dikelolah langsung oleh pekerja atau tenaga sosial.
“Konsep penanganan PMKS dengan cara yang benar, yakni dengan menyebar satu tenaga per RT. Kita juga alokasikan dana Rp100 juta per kelurahan,” jelas Yuliani, Sekretaris Dinsos Kota Bandung.
Tidak hanya itu, tempat penampungan PMKS juga sangat banyak di kota ini, yakni 200 panti. Saat ini tengah dibangun gedung Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di atas lahan seluas 7 hektare.
Puskesos tersebut nantinya akan menjadi pusat penanganan PMKS, mirip Balai Latihan Kerja (BLK). “Jadi Puskesos itu seperti BLK, tempat penanganan PMKS, terutama pada pembinan keterampilan,” ucapnya. (*/rus)
Tangani PMKS, Bandung Kucur Kelurahan Rp100 Juta
×

