pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Juara Karate yang Ingin Jadi Dokter

ADA banyak kisah inspiratif yang lahir dari kalangan remaja. Bukan hanya remaja putra, tapi juga putri. Salah satunya Andi Salwa Nurul Aqsa.

Laporan: Purmadi

ORANG TUA mana yang tak ingin melihat anaknya mengukir prestasi dan membawa nama harum tanah kelahirannya. Adalah Andi Mattaluttu yang mampu mengarahkan sekaligus menjadikan anaknya, Andi Salwa Nurul Aqsa seperti saat ini.
Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga duduk di kelas III SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap (Pangsid), ia sudah berulang kali membawa nama harum Kabupaten Sidrap, baik di tingkat daerah maupun provinsi. Olahraga karate merupakan keahliannya.
Meski begitu, gadis mungil yang biasa dipanggil Andi Salwa ini punya cita-cita ingin jadi dokter. Tujuannya, agar bisa membantu temannya yang terluka saat berolahraga karate.
“Memang saya suka karate, tetapi saya punya cita-cita jadi dokter. Supaya bisa menolong banyak orang dan membantu teman-teman pemain karate kalau ada yang luka,” katanya sambil tersenyum saat diwawancarai di sekolahnya, Kamis (18/8).
Melihat perawakannya yang mungil, orang tidak akan mengira kalau Salwa adalah atlet karate tingkat provinsi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya piala dan medali yang dikoleksinya, baik di sekolah maupun yang ada dirumahnya.
Ia kemudian menceritakan awal mula belajar karate. Sejak umur tiga tahun ia digembleng oleh ayahnya, Andi Mattaluttu yang juga penyandang sabuk hitam DAN II.
Awalnya, sang mama, Sumarni menolak putri kesayangannya menjadi atlet karate. Namun keinginan kuat putri sulung dari tiga bersaudara ini, akhirnya meluluhkan hati ibundanya dan mulai mendukung keinginan putrinya itu untuk berkarir menjadi atlet karate.
“Dulunya mama selalu menolak saya ikut karate. Tapi setelah saya perlihatkan kemampuan dan menjadi wakil Sidrap ke tingkat provinsi, akhirnya ibu mendukung penuh saya,” tutur Salwa.
Tak sedikit prestasi yang sudah berhasil diraih dan menjadi koleksinya. Diantaranya juara 3 karate OSN tingkat provinsi, dan juara 3 kejurnas karate tingkat SD se-Indonesia di Bali tahun 2012 mewakili Sidrap dan Sulsel, serta kejuaraan lainnya.
Saat ini Andi Salwa masih duduk di bangku kelas unggulan IIIA SMP Negeri 1 Pangsid, Kecamatan Maritengngae. Di kelasnya, gadis kelahiran 14 Maret 2002 ini juga selalu masuk 5 besar dengan nilai rata-rata di atas standar.
Selain prestasi di bidang olahraga, Salwa juga ternyata punya bakat menyanyi. Ia pernah menjadi juara 2 lomba nyanyi antar pelajar tingkat kabupaten.
Selama ini dia dibimbing oleh guru ekstrakurikuler yang peduli terhadap kemajuan siswanya bernama Muh Idris.
“Semoga dengan banyaknya prestasi atlet karate, bisa semakin mengangkat Sidrap ke kancah nasional, dan ada kepedulian dari pihak KONI maupun Pemkab Sidrap,” harap Idris. (*/rus)



×


Juara Karate yang Ingin Jadi Dokter

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar