pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pengantin Baru Minum Racun Gegara Suami tak Belikan Motor

SIDRAP, BKM — Pasangan suami istri Selvi (19) dan Ambar (20) baru sebulan merasakan kebahagiaan dipersatukan dalam sebuah ikatan pernikahan. Namun semuanya kemudian berakhir secara tragis.
Selvi tewas sesaat setelah menenggak racun rumput, Senin (29/8) pukul 02.00 Wita. Peristiwanya berlangsung di rumah orang tua Selvi, di Kampung Becek, Desa Aka-akae, Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap.
Kepergian Selvi untuk selama-lamanya menjadi pukulan berat bagi suaminya, Ambar. Bagaimana tidak, Selvi nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tak wajar. Pemicunyapun terbilang sepele.
Selvi merasa kecewa karena permintaannya untuk dibelikan sepeda motor baru oleh suaminya belum kesampaian. Padahal sebelum menikah, Ambar sudah janji akan membelikan motor setelah pesta pernikahannya dihelat.
Salah seorang keluarga korban, Junaidi menceritakan, Selvi dan suaminya masih sempat tidur bersama malam itu. Namun pada pukul 01.45 Wita, korban bangun dan pamit kepada suaminya dengan alasan untuk buang air besar di WC yang terletak di belakang rumahnya.
Tak rela melihat istrinya turun dari rumah sendirian, Ambar pun mengikutinya dari belakang. Namun Selvi sudah terlanjur masuk ke WC dan menguncinya dari dalam.
Setelah ditunggu cukup lama, Selvi tak jua keluar dari dalam WC. Ambar pun curiga dan merasa ada sesuatu yang terjadi pada istrinya. Diapun kemudian berusaha menggedor-gedor pintu, tapi tak juga dibuka.
Ambar kemudian membuka paksa pintu WC dengan cara mendobraknya. Alangkah kagetnya, karena ia menemukan Selvi sudah tergeletak tak berdaya. Dari mulutnya keluar cairan menyengat dan berbusa, seperti bahan kimia pestisida.
”Saat ditemukan, di samping tubuh Selvi terdapat botol racun rumput merek Gramoxone. Melihat kondisi istrinya yang mengkhawatirkan, Ambar langsung histeris dan berteriak minta tolong kepada mertuanya yang ada di atas rumah,” jelas Junaidi.
Sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia, Ambar dan mertuanya sempat melarikan Selvi ke Rumah Sakit Nene’ Mallomo (Nemal) Pangkajene, Sidrap, untuk mendapatkan perawatan. Namun, Tuhan berkehendak lain. Nyawanya tak terselamatkan. Selvi mengembuskan nafasnya yang terakhir, Senin (29/8) pukul 09.00 Wita.
Kapolres Sidrap, AKBP Anggi Naulifar Siregar yang dihubungi, Selasa (30/8) membenarkan adanya insiden bunuh diri yang dilakukan seorang wanita warga Kampung Becek, Desa Aka-akae, Kecamatang Watang Sidenreng. Sesaat setelah kejadian, katanya, polisi yang dipimpin Kapolsek Maritengngae, AKP Mustain datang ke rumah orang tua Selvi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
”Kapolsek sudah datang ke lokasi. Namun anggota tidak bisa berbuat banyak untuk menyelidiki peristiwa ini, karena orang tua korban menolak dilakukannya identifikasi serta otopsi terhadap jenazah korban,” terang Kapolres.
Ayah Selvi, Latawi (50) mengaku menerima kematian putrinya itu sebagai sebuah musibah. ”Ada pernyataan secara tertulis penolakan identifikasi yang dibuat Latawi. Dia tidak akan keberatan terhadap pihak manapun atas insiden yang menimpa putrinya,” jelas Kapolres lagi. (ady/rus/b)



×


Pengantin Baru Minum Racun Gegara Suami tak Belikan Motor

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar