SOPPENG, BKM — Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Ungkapan ini bisa mewakili apa yang dilakukan Latemmu (57).
Di usianya yang semakin tua, warga Dusun Bera, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng itu tega berbuat tak senonoh. Korbannya pun merupakan anak di bawah umur dan mengalami keterbelakangan mental alias idiot. Sebut saja dia Bunga (14), namanya sengaja disamarkan. Bocah malang itu ‘digarap’ di kebun jambu, pekan lalu.
Ikhwal kejadian miris ini menimpa Bunga, bermula ketika ia bertemu dengan Latemmu di dekan kebun jambu. Saat itu Latemmu mengajak calon korbannya masuk ke dalam kebun jambu. Disitulah ia melampiskan nafsu bejatnya.
Usai menggauli korban, Latemmu kemudian memberikan uang kepada Bunga. Dia diminta untuk tidak bilang kepada siapa-siapa terkait kejadian ini.
Namun, sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Perbuatan Latemmu terhadap Bunga akhirnya terungkap.
Kapolsek Marioriawa, AKP Syamsuddin menjelaskan, sesaat setelah kejadian, Bunga pulang ke rumah neneknya. Ketika itu, sang nenek melihat cucunya memegang uang pecahan Rp4.000.
”Siapa yang kasih uang,” tanya neneknya, seperti ditirukan Kapolsek. Bunga menjawab dengan polos; ”Dikasih Latemmu.”
Selanjutnya, dengan polos Bunga menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya. Ia telah digauli oleh Latemmu, setelah itu diberi uang Rp4.000.
Menengar cerita Bunga, neneknya langsung menyampaikan hal itu ke salah seorang paman Bunga. Diapun kemudian melaporkannya ke Polsek Marioriawa.
”Pelakunya sudah kami amankan. Dia sekarang sudah ditahan di dalam sel polsek,” terang Syamsuddin.
Salah seorang warga Bera, Hasna menuturkan, Bunga sudah lama tinggal bersama neneknya. Sebab kedua orang tuanya telah bercerai. Saat ini ibunya berada di Kalimantan Timur. (ono/rus/c)
Anak Keterbelakangan Mental Diberi Rp4.000 Usai Digauli
×

