pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Penikaman di Pesta Penikahan, Tiga Tewas

BULUKUMBA, BKM — Suasana sukacita pesta pernikahan di Desa Balarangriri, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba berujung tragis. Seorang pengunjung tiba-tiba saja mengamuk dan menikam empat orang.
Dua diantaranya tewas setelah mengalami pendarahan hebat. Demikian pula pelaku penikaman, juga menemui ajal sesaat setelah melakukan aksinya.
Pelaku bernama Sainuddin (51), warga setempat. Saat beraksi, Sainuddin diketahui dalam pengaruh minuman keras (miras). Ia mendapat luka tikaman yang mengenai punggung belakang. Jasadnya ditemukan sekitar 300 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara dua korban tewas lainnya, masing-masing Bahri (51), pemilik hajatan mendapat luka tikaman pada dada sebelah kiri. Satu lagi korban yang meninggal, yakni Mappiase alias Asso (40).
Dua korban lainnya yang mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Sultan Dg Radja, Bulukumba, masing-masing Mulhakim alias Ml (40) dan Sattu (42). Mereka mengalami luka tusuk pada dada sebelah kanan.
Peristiwa berdarah ini terjadi ketika resepsi pernikahan sementara berlangsung, Sabtu (24/9) malam. Pelaku saat itu naik ke atas panggung dan berjoget. Tiba-tiba ia bersenggolan dengan pengunjung lainnya.
Karena ditegur, Sainuddin tak terima. Adu mulutpun terjadi di atas panggung. Sainuddin naik pitam. Ia mencabut sebilah badik yang terselip di pinggangnya.
Dengan membabibuta ia menyerang orang-orang yang ada di atas panggung. Empat orang langsung jatuh tersungkur bersimbah darah. Dua diantaranya mengembuskan nafasnya yang terakhir di lokasi ke kejadian, sementara dua lainnya yang masih selamat, langsung dievakuasi ke RS Bulukumba.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengkonfirmasi kebenaran adanya peristiwa ini. Menurut dia, aparat Polres Bulukumba langsung ke lokasi setelah menerima informasi kejadian tersebut. Selanjutnya dilakukan penyisiran dan langkah antisipasi guna menghindari aksi balas dendam.
”Saat kejadian, seorang pengunjung pesta pernikahan dalam kondisi mabuk. Ia bersenggolan dengan tamu lainnya saat berjoget di atas panggung. Sempat terjadi adu mulut, karena pelaku merasa tersinggung ditegur. Pelaku kalap dan menyerang orang yang ada di atas panggung dengan menggunakan badik,” jelas Frans Barung.
Frans Barung menyebut, ada tiga orang meninggal dalam peristiwa itu. Dua diantaranya adalah korban penikaman. Sementara satu lainnya adalah pelaku.
Pascakejadian, aparat Polsek Bulukumpa diback up Polres Bulukumba bersiaga di lokasi. Sebab santer beredar informasi akan terjadi aksi balas dendam, baik dari pihak korban maupun pelaku.
”Polisi masih berada di lokasi. Mereka berusaha memberi pengertian dan pemahaman terhadap dua pihak, baik keluarga pelaku maupun korban. Untuk saat ini situasi masih kondusif,” terang Frans Barung, kemarin.
Penyidikan terkait kasus ini sementara berlangsung. Polisi tengah mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan tim medis yang menangani korban. Dua korban selamat belum bisa dimintai keterangannya karena kondisinya masih kritis. Bahkan rencananya akan dirujuk ke rumah sakit di Makassar.
Kasubag Humas Polres Bulukumba, AKP H Syarifuddin yang dihubungi terpisah, menjelaskan sebelum kejadian Sainuddin yang sedang mabuk ikut berjoget di atas panggung musik elekton.
”Persoalannya hanya sepele. Pelaku Sainuddin saat itu ikut berjoget di atas panggung. Dia disenggol oleh orang lain yang joget. Tak terima disenggol, ia langsung kalap lalu mengeluarkan badiknya yang diselipkan di pinggang,” jelas Syarifuddin, kemarin.
Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri. Selang beberapa menit kemudian, Sainuddin ditemukan sudah tak bernyawa tidak jauh dari lokasi pesta.
”Saat dilakukan pengejaran, pelaku ditemukan tergeletak di semak-semak. Kemungkinan ia meninggal akibat terkena tikaman di bagian punggungnya,” jelas H Syarifuddin.
Pascainsiden berdarah ini, tambah Syarifuddin, situasi di lokasi tetap kondusif. Meski begitu, polisi tetap berjaga-jaga. (ish/rus)




×


Penikaman di Pesta Penikahan, Tiga Tewas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar