MAKASSAR, BKM — Foto vulgar oknum kepala sekolah (kepsek) yang viral di media sosial, Jumat (17/2) pekan lalu disikapi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Bahkan langsung membentuk tim investigasi khusus.
”Tim bertugas menelusuri kebenaran gambar yang beredar itu. Anggotanya para guru dan kepsek di Makassar. Saya sudah arahkan dinas terkait bentuk tim. Saya mau hari Senin sudah jalan,” kata Wali Kota, Minggu (19/2).
Jika sudah ada hasil dari tim investigasi, kata Danny, baru akan diketahui apakah kepsek tersebut benar-benar sengaja membuat sensasi dengan menyebar foto vulgarnya ke gorup Whatsapp (WA). Ataukah memang benar-benar terjadi kekeliruan. Dari situ pula dirinya dapat bertegas untuk memberikan sanksi.
”Setelah tim jalan dan hasilnya sudah ada, baru bisa bicara sanksi. Satu minggu tim akan bekerja. Sikap pemerintah kota akan diumumkan secara terbuka, biar publik mengetahui,” tandasnya.
Terpisah, oknum kepsek berinisial Icw yang foto vulgarnya beredar luas, menggelar keterangan pers di Kafe Pelangi, Minggu (19/2). Ia didampingi suami dan keluarga besarnya.
Dalam kasus ini, Icw mengaku telah menjadi korban kecanggihan teknologi. Ia menggunakan ponsel android miliknya ketika salah mengirim foto di grup WA Revolusi Pendidikan. Dalam grup ini tergabung para kepsek di Kota Makassar.
Kepada wartawan, Icw mengatakan, dirinya sudah menghadap ke Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, didampingi Kadis Pendidikan Ismunandar, Sabtu (18/2).
”Saya memang khilaf. Ini musibah bagi keluarga saya,” ujarnya.
Ia tak menampik kalau foto yang beredar itu adalah dirinya. Demikian pula satu tangan yang tampak memegang –maaf– payudaranya adalah tangan suaminya.
Diapun menceritakan kronologis hingga foto ini ada hingga kemudian beredar luas di grup WA.
”Saat itu saya dan suami baru pulang dari kerja bakti dalam rangka Hari Sampah Nasional di kawasan Centerpoint of Indonesia (CoI). Dalam perjalanan pulang, dokter pribadi saya yang juga seorang dokter perempuan bertanya soal penyakit saya. (Penyakit tersebut berhubungan dengan hal yang paling sensitif di bagian dadanya). Apakah sudah ada perubahan atau belum,” terangnya.
Untuk memastikan bahwa telah ada perubahan pada penyakit yang dideritanya, Icw meminta suaminya untuk merabanya. Kemudian diambil fotonya.
”Setelah itu, foto tersebut saya kirimkan kepada dokter pribadi saya melalui WA. Ternyata foto yang terkirim salah alamat. Terkirim ke grup WA Revolusi Pendidikan,” beber Icw.
Kesalahan yang dilakukan Icw baru diketahui setelah ia mendapat telepon dari seorang temannya sesama kepsek. Ia menyampaikan kalau foto Icw yang tak layak dikonsumsi umum itu telah muncul grup WA.
”Disitulah saya baru sadar. Ternyata saya salah kirim. Saya bagai disambar petir di siang bolong,” ujarnya dengan mata sembab. Suaminya mengamini apa yang disampaikan sang istri. BKM memperhatikan cincin yang dikenakan suaminya. Memang sama dengan tampak pada foto yang beredar.
Soal sanksi dari pemkot, kata dia, sejauh ini belum ada. Namun apapun keputusan wali kota, Icw siap menerimanya.
”Suami dan keluarga siap apapun sanksi yang dijatuhkan kepada saya,” jelasnya sambil menoleh ke arah suaminya.
Ditanya soal siapa yang menyebarkan foto itu hingga viral di medsos, Icw mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. Meski begitu, ia dan keluarganya tak punya niat untuk melaporkan hal ini ke polisi guna menelusuri penyebarnya.
”Saya tidak tahu siapa yang sebarkan. Tapi sudahlah. Nasi sudah jadi bubur. Ini pelajaran berharga bagi saya agar ke depannya lebih berhati-hati supaya tidak terulang lagi,” tambahnya.
Soal respon wali kota atas kasus ini, Icw mengaku diminta untuk melakukan klarifikasi. Juga meminta maaf secara terbuka agar masalahnya bisa segera selesai dan tidak menjadi noda bagi dunia pendidikan di Makassar.
”Sekali lagi kami minta maaf karena kesalahan besar yang telah saya lakukan,” tukasnya.
Dalam kesempatan itu, suami Icw tidak banyak memberikan komentar. Ia hanya terdiam dan sesekali melempar senyum kepada sejumlah wartawan yang mewawancarai istrinya. ”Terima kasih, dik telah datang. Semoga masalah ini cepat selesai,” katanya sambil menyalami BKM. (arf-ila/rus)
Tim Investigasi Usut Foto Vulgar Oknum Kepsek
×

