MAKASSAR, BKM — Pasca Kepala Sekolah (Kasek) SMAN 5, Muhammad Yusran ditahan Kejaksaan Negeri Makassar, posisi kepala sekolah di salah satu SMA favorit itu mengalami kekosongan. Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel belum menunjuk pelaksana tugas (Plt) atau pengganti kasek yang bersoal.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Irman Yasin Limpo menyambangi SMAN 5 Makassar, Senin (27/2) pagi. Kedatangannya bertepatan dengan pelaksanaan upacara bendera di sekolah tersebut.
Lelaki yang akrab disapa None itupun didaulat menjadi inspektur upacara (irup). None, dalam arahannya mengatakan, seluruh siswa harus ikut menjaga keamanan dan ketertiban sekolah. “Semuanya harus tetap terjaga aman, khususnya dalam menghadapi UNBK (ujian nasional berbasis komputer),” kata None.
Suasana upacara di sekolah tersebut memang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Jika sebelumnya yang menjadi Irup adalah kepala sekolah Yusran, kali ini sang kepala sekolah tidak ada di sekolah.
Kepsek SMA 5 Makassar ditahan di Rutas Kelas I Makassar terkait kasus dugaan pungutan liar (pungli).
None mengharapkan semua sistem belajar mengajar di SMA tersebut tetap berjalan normal seperti biasanya. Tetap harus berjalan seperti biasanya. None melanjutkan, Semua harus bekerja pada tugas pokok masing masing. “Persiapkan diri masing masing menghadapi UNBK,” kata None.
Terkait pengganti Kasek SMAN 5 yang saat ini ditahan, None menjelaskan pihaknya baru akan merapatkannya.
Dia sudah memerintahkan Kepala UPTD Disdik Kota Makassar untuk mengusulkan nama-nama yang memenuhi persyaratan untuk diajukan.
Setelah itu akan dirapatkan dengan koordinator pengawas siapa yang akan jadi kasek.
Sampai kemarin, None masih meminta wakil kepala sekolah bertugas sebagai pelaksana harian sesuai bidangnya masing-masing.
“Kami masih akan rapatkan calon pengganti. Tergantung hasil rapat koordinator pengawas. Mudah-mudahan besok (hari ini, red) sudah ada penggantinya, ” kata None. (rhm)
Pengganti Kasek SMAN 5 Masih Digodok
×

