BARRU, BKM — Satu keluarga dari Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Makassar berekreasi di Bendungan Lanrae, Kabupaten Barru, Minggu (5/3). Namun suasana sukacita itu berujung duka.
Sang kepala keluarga bernama Herman tercebur ke dalam bendungan yang berlokasi di Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi itu. Korban yang tercebur kira-kira pukul 09.00 Wita, baru ditemukan beberapa jam setelahnya.
Mayatnya kemudian dievakuasi warga ke Puskesmas Mallusetasi. Selanjutnya dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Makassar.
Karyawan swasta kelahiran Palopo yang berdomisili di BTP ini mengalami peristiwa nahas saat melompat ke dalam bendungan. Namun ia tak pernah muncul lagi dan tenggelam.
Keluarga korban yang ikut dalam rekreasi itu dibuat panik. Mereka langsung memanggil pengunjung lainnya dan meminta tolong. Warga sekitar bendungan pun ikut berusaha melakukan pencarian. Selang beberapa jam tubuh korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi.
Kasi Humas Polsek Mallusetasi Aiptu Alwiadi membenarkan adanya korban tewas tenggelam di Bendungan Lanrae. Herman datang bersama komunitas Honda Blade.
”Saat mandi-mandi, korban sempat beratraksi salto sebelum masuk ke dalam air. Tiba-tiba saja tubuhnya terseret arus dan tidak pernah lagi muncul di permukaan,” ujar Aiptu Alwiadi. (udi/rus/c)
Rekreasi di Barru, Warga Makassar Tewas Tenggelam
×

