pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Syahrul Harap Terowongan Underpass Segera Jebol

MAKASSAR, BKM — Pengerjaan proyek Underpass Simpang Lima terus dikebut. Komitmen dan target Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII agar jalan tersebut sudah bisa dipergunakan sebelum lebaran Idul Fitri tahun ini terus dikejar.

Penggalian terowongan dari arah Makassar ke Kabupaten Maros terus dipacu. Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo berharap penggalian terowongan itu lebih dipercepat lagi. Dia berharap paling lambat 20 Maret mendatang, penggalian terowongan dari arah Makassar ke Maros sudah jebol alias tembus.
“Kami berharap pekerjaannya dipermantap. Kalau bisa, paling lambat tanggal 20 Maret mendatang, penggalian terowongannya sudah jebol, ” kata Syahrul akhir pekan lalu di Kantor Gubernur Sulsel.
Untuk memberi motivasi kepada para pekerja, sekaligus melihat progres pengerjaan Underpass Simpang Lima, Syahrul berencana akan melakukan peninjauan ke lokasi pada 15 Maret mendatang.
“Tanggal 15 Maret, kita sama-sama pergi lihat sejauh mana pekerjaan Underpass, ” ungkap Syahrul.
Kasatker Pelaksanaan Jalan Metropolitan BBPJN XIII, Amin Hamid mengatakan, progres underpass sejauh ini cukup menggembirakan. Dia berharap keinginan gubernur bisa dicapai.
“Kami berupaya agar apa yang diharapkan Bapak Gubernur bisa terlaksana,” jelas Amin.
Dia melanjutkan, penggalian terowongan merupakan bagian dari pekerjaan utama yang memang harus dirampungkan secepatnya.
Saat ini, posisi penggalian sudah masuk ke Kabupaten Maros. Dia berharap tidak ada hambatan dan gangguan berarti yang bisa menghambat pekerjaan. Pasalnya, beberapa waktu lalu, penggalian sempat terhambat karena cuaca buruk dan hujan deras.
Selain menggenjot penggalian terowongan, kontraktor yang melaksanakan proyek tersebut, yakni PT Adhy Karya Jo PT Wijaya Karya mulai merancang pembangunan tugu air mancur besar di tengah-tengah persimpangan lima di daerah perbatas Makassar-Maros tersebut.
Menurut Deputy Project Manager PT Adhi Karya jo PT Wijaya Karya, Rizki Jatiwasesa pihaknya sudah mulai melakukan pengerjaan dinding untuk kolam air mancur.
Sesuai perencanaan, kolam yang akan dibangun itu berdiameter 30 meter.
Kehadiran kolam air mancur di tengah simpang lima tersebut bukan hanya untuk menampilkan unsur estetika, namun ada tujuan teknis lainnya yakni memecah arus kemacetan kendaraan di areal tersebut
“Bundaran kolam sengaja didesain agak lebar bertujuan mengurai lalu lintas yang lewat di sana. Seperti diketahui kawasan tersebut sangat padat utamanya pada jam pergi maupun pulang kerja, ” ungkapnya.
Dia melanjutkan, kehadiran kolam air mancur kawasan simpang lima mengadopsi konsep bundara HI yang ada di ibukota Jakarta.
Sementara untuk pengerjaan beton bagian atas, kata Rizki semuanya sudah rampung. Saat ini pekerja fokus pada pengerjaan lanjutan penggalian terowongan. Penggalian tunnel terpaksa dihentikan dari arah Makassar karena tanah dasarnya rusak akibat genangan juga sudah mulai dilaksanakan kembali.
Saat ini, penggalian terowongan sudah berpindah ke sisi Maros.
“Dari sisi ini lebih memungkinkan karena tidak akan tergenang karena elevasinya rendah. Saat ini sudah tergali 2 – 3 meter dari ketinggian 6 meter. Karena excavator baru bisa menggali tunnel kalau sudah turun 5 meter elevasinya,” katanya.
Sementara itu,
Nantinya, dinding sebelah kiri maupun kanan terowongan akan dipasangi ornamen berupa ukiran yang bercorak khas Sulawesi Selatan. Kehadiran ornamen tersebut untuk menambah estetika terowongan supaya lebih terlihat menarik ketika pengendara melintas di sana. (rhm)



×


Syahrul Harap Terowongan Underpass Segera Jebol

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar