MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi Sulsel bekerjasama pemerintah kabupaten/kota akan memperketat pengawasan orang asing, khususnya imigran gelap yang berada di Sulawesi Selatan.
Menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Sulsel, Andi Asmanto Baso Lewa, sekarang ini ada fenomena atau kondisi dimana orang asing menggunakan visa turis masuk Ke Sulsel namun setibanya di sini, mereka menjadi pekerja ilegal.
Beberapa daerah yang saat ini menjadi pantauan pemprov karena disinyalir mempekerjakan tenaga asing ilegal adalah Barru, Pinrang, Jeneponto dan Palopo.
Menurut Asmanto, ke depan, pihaknya bersama pemerintah kabupaten/kota akan memasang CCTV di tempat-tempat yang dicurigai ada imigran gelap.
Jumlah CCTV yang akan dipasang tidak tanggung-tanggung, yakni sebanyak 1900 unit, tersebar di seluruh kabupaten/kota, khususnya ditempat-tempat yang dicurigai rawan orang asing.
Asmanto enggan memberi keterangan secara rinci dimana saja akan dipasangi CCTV, namun dia memberi bocoran, paling banyak akan dipasang di Kota Makassar.
Dia mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah menerima sejumlah laporan mengenai tenaha kerja asing ilegal. Pihaknya sudah menurunkan tim untuk menelusuri laporan itu.
Termasuk ikut terlibat menyelesaikan kasus orang asing ilegal di Palopo yang ditemukan berjualan.
“Minggu lalu yang di Palopo ditangkap. Penyalahgunaan visa wisata. Kita sudah kirimkan tim Kesbang. Sekarang koordinasi dengan imigrasi agar yang bersangkutan dideportasi, ” kata Asmanto.
Dia juga meminta Dinas Tenaga Kerja untuk memberi pengawasan dan berhati-hati dalam menyikapi ijin kerja yang dikantongi tenaga asing. Jika tidak memenuhi persyaratan, harus secara tegas ditindaki. (rhm)
1.900 CCTV Dipasang Awasi Imigran Gelap
×

