pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bertambah 21 Perusahaan Pelayaran Mitra Polimarim

MAKASSAR, BKM — Perusahaan pelayaran yang menjadi mitra Politeknik Maritim (Polimarim) AMI bertambah 21. Dengan penambahan tersebut, berarti saat ini telah ada 33 perusahaan yang telah diajak bekerja sama.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) 21 perusahaan pelayaran mitra baru itu dilaksanakan di Aula Kampus Polimarim, Kamis (30/3). Selain itu, ada juga adendum dengan 12 perusahaan serta asosiasi yang sebelumnya telah bekerja sama dengan Polimarim ketika masih bernama Akademi Maritim Indonesia (AMI) Veteran Makassar.
Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan setahun perubahan bentuk dari AMI Veteran menjadi Polimarim AMI Makassar. Hadir Direktur Polimarim Amrin Rani, para wakil direktur, civitas akademika serta taruna taruni. Juga dari perusahaan pelayaran serta asosiasi.
Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Karya Dharma (YPTKD) Hj Halijah serta pembina dan pengurus lainnya hadir pula. Termasuk Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Sulsel Lambang Basri, serta Ketua INSA Makassar Dr Hamka.
Perubahan bentuk AMI Veteran Makassar menjadi Polimarim AMI sesuai SK Menteri Riset, Teknolongi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Nomor 128/KPT/I/2016 tanggal 30 Maret 2016.
Di depan para tamunya, Direktur Polimarim Amrin Rani menjelaskan pencapaian yang telah diraih kampus ini. Selain perubahan bentuk dari akademi menjadi politeknik maritim, juga telah diperoleh akreditasi institusi B. Semua program studi yang ada di polimarim AMI juga telah terakreditas.
”Ke depan, di tahun 2020 kita perkirakan daya tampung dan kapasitas kampus yang sekarang sudah tidak memungkinkan lagi. Karena itu kita akan mencari lokasi untuk membangun kampus baru. Kami minta dukungan dari pengurus yayasan serta mitra kerj. Semoga apa yang kami cita-citakan ini bisa terwujud,” kata Amrin.
Ketua MTI Sulsel Lambang Basri yang juga berbicara, menegaskan bahwa saat ini seluruh negara berpikir tentang maritim. Salah satu informasi terkini yang disampaikan Lambang Basri, bahwa tidak lama lagi kapal-kapal dari Eropa tidak lagi singgah di Singapura, seperti yang berlangsung selama ini.
”Karena itu, sekarang kita harus berpikir mendunia. Bukan lagi sektoral,” kata Lambang Basri yang juga menjabat sekretaris di Badan Yayasan Wakaf (YBW) UMI ini.
Ketua DPC INSA Makassar Dr Hamka, memberi motivasi dan dorongan terhadap para taruna taruni Polimarim AMI. Mereka diminta untuk tidak kecil hati dan minder menghadapi dunia kerja yang semakin ketat saat ini.
”Alumni Polimarim AMI itu ada di mana-mana. Banyak kapal yang menunggu kehadiran kalian. Begitu juga perusahaan pelayaran. Yang harus diingat, bahasa Inggris itu penting. Begitu juga dengan disiplin. Namun di atas itu semua adalah loyalitas terhadap perusahaan,” tandasnya.
Usai penandatanganan MoU dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Prosesinya dilakukan dalam sebuah upacara khusus oleh para taruna taruni Polimarim AMI. (rus)



×


Bertambah 21 Perusahaan Pelayaran Mitra Polimarim

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar