pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Serapan Anggaran SKPD di Bawah 10 Persen

MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menilai semua kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Kota Makassar pada triwulan pertama hanya dibawah 15 persen.
Bahkan keseluruhan SKPD belum mencapai target dalam triwulan pertama diatas 30 persen.
Ketua Komisi B DPRD Makassar, H Yunus mengatakan, dari hasil monitoring yang dilakukan terhadap SKPD menunjukkan kinerja yang cukup mengecewakan dimana SKPD yang menjadi mitranya hanya mampu mencapai target di bawah 10 persen.
“Selama tiga hari kita monev tidak ada yang mencapai target, bahkan semuanya seperti itu, Dinas Ketahanan Pangan hanya lima persen, Dinas Perikanan dan Pertanian hanya mencapai tiga persen. Kita juga maklumi karena anggaran baru cair sehingga SKPD baru berbelanja adminstrasi,” ungkapnya, Sabtu (15/4) lalu.
Yunus juga menambahkan, bukan hanya SKPD yang targetnya belum tercapai, seluruh Perusahan Daerah (PD) tidak ada yang memenuhi target utamanya PD Parkir, PD Terminal dan PD Pasar raya.
Legislator Fraksi Hanura ini menuturkan PD Parkir saja baru menyetorkan deviden ke pemkot sebesar Rp1,2 Miliar begitupun dengan perusda yang lainnya, padahal target perusda setahun ini diatas Rp20 M.
Hal senada dikatakan anggota Komisi D DPRD Makassar, Basdir. Ia membeberkan jika kinerja SKPD yang menjadi mitranya kerjanya seperti Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Sosial hingga Dinas Kesehatan pencapaian targetnya hanya delapan persen saja.
” Yah begitup mi dek semuanya rata-rata delapan persen, tapi kita sudah wanti-wanti di triwulan kedua jika target dan kinerjanya masih segitu saja kita akan memberikan rekomendasi ke wali kota,” tegasnya.
Sekretaris Komisi A DPRD Makassar, Mario David menegaskan, alasan lambatnya kinerja semua SKPD disebabkan proses belanja anggaran yang dikeluarkan Pemerintah terlambat. ” Memang belum ada satupun SKPD yang mencapai target sesuai yang ditetapkan sebesar 25-30 persen. Ini bukan kesalahan pimpinan SKPD, tapi memang mereka tidak dapat berbuat banyak karena keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Menurut legislator Fraksi Nasdem, pihaknya tetap mengapresiasi kinerja SKPD, hanya dengan waktu selama sebulan lamanya, serapan anggaranya sudah ada yang mencapai 10 persen lebih yang menjadi mitranya.
Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali juga menyatakan yang sama. Menurutnya, pada triwulan pertama ini pihaknya memberikan kebijaksanaan, sebab keterlambatan pencairan akibat dari perombakan struktur organisasi, akan tetapi pihaknya tidak ingin lagi melihat ada SKPD yang serapan dibawah target 50 persen kedepannya. “Ini menyeluruh, andaikan hanya lima atau enam SKPD yang tidak mencapai target sudah pantas direkomendasikan untuk dipertimbangkan masa kerjanya,” ucapnya. (ita)



×


Serapan Anggaran SKPD di Bawah 10 Persen

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar