pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

JK Minta Ceramah Dai Tekankan Kedamaian

MAKASSAR, BKM — Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla kembali menekankan kepada para ustas dan dai, agar saat memberi ceramah di masjid-masjid senatiasa menekankan arti kedamaian dan kebersamaan. Hal tersebut menyikapi kondisi bangsa akhir-akhir ini, menyusul terjadinya peristiwa bom di Kampung Melayu, Jakarta.
JK juga mengingatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel untuk senantiasa hati-hati dan waspada. Masyarakat diminta untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketetiban di sekitar tempat tinggal masing-masing.
Jika ditemukan sesuatu yang mencurigakan, seperti aktifitas orang-orang yang menimbulkan tanda tanya, diharapkan untuk langsung melaporkannya ke pemerintah setempat atau aparat keamanan.
“Potensi teroris di Indonesia masih ada. Oleh karena itu, kita harus senantiasa waspada,” ungkap JK saat melakukan pertemuan bersama Forkopimda Sulsel, Kamis (25/5).
Dia melanjutkan, untuk memulihkan rasa aman, kepolisian dan TNI harus lebih aktif lagi berperan dalam menjaga keamanan wilayah. Tentu saja dibantu oleh partisipasi masyarakat.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang mendampingi JK mengatakan, tidak ada pesan khusus yang diberikan JK kepada jajaran pimpinan di wilayah ini. Namun ditekankan agar menjaga suasana yang aman dan kondusif di daerah ini.
“Tidak ada hal khusus, selain meminta gubernur, panglima, dan jajarannya untuk menjaga suasana yang sudah bagus di Sulsel,” kata SYL.
Selain itu, JK memberikan semangat kepada gubernur dua periode tersebut dalam memimpin Sulsel, khususnya dalam memenuhi semua kebutuhan masyarakat. Mulai sandang, pangan, hingga listriknya.
“Pak JK memberikan spirit kuat agar menjaga suasana dan konsentrasi pada kebutuhan masyarakat. Saya juga sudah hubungi PLN untuk menjaga kebutuhan listrik rakyat, terutama saat ramadan mendatang, ” tutur SYL.
Ia menambahkan, umat Islam harus terjamin keamanannya dalam melaksanakan ibadah, khususnya selama ramadan.
Selain melakukan pertemuan bersama Forkopimda, JK yang libur sehari menjelang ramadan memanfaatkan untuk ziarah kubur. Didampingi Gubernur SYL, JK berziarah ke TMP Panaikang dan pekuburan keluarga di Pemakaman Islam Paropo.
Di hari libur menjelang ramadan, kemarin, warga Kota Makassar dan sekitarnya ramai-ramai mengajak keluarganya untuk berlibur. Salah satu tempat favorit yang banyak dikunjungi adalah Tanjung Bayang. Lokasinya di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kelurahan Tanjung Merdeka.
Pantauan BKM di lokasi, cukup banyak aktifitas yang dapat dilakukan pengunjung, selain dengan berendam atau hanya bermain air di bibir pantai. Beberapa permainan dan wahana air yang telah disediakan pengelola pantai seperti perahu bebek-bebek, speedboat dan bananaboat dapat dinikmati pengunjung, mulai dari anak-anak sampai dewasa.
Bagi pengunjung yang telah mempersiapkan bahan makanan, seperti ikan dan sebagainya, juga dapat membuat pembakaran di depan pondok yang telah disewa dengan harga yang bervariasi, untuk kemudian disantap secara beramai-ramai.
Keke, pengunjung Tanjung Bayang yang ditemui di depan pondokan, mengaku telah merencanakan jauh-jauh hari untuk liburan ke Tanjung Bayang bersama keluarganya. Selain lokasi Tanjung Bayang tidak begitu jauh dari rumahnya, tarif masuk ke dalam Tanjung Bayang yang cukup terjangkau, menjadi alasan Keke mengajak delapan orang keluarganya datang liburan.
Untuk dapat membawa delapan orang keluarganya dari Kabupaten Gowa, dia mengaku harus meminjam mobil keluarganya. Dengan begitu dia dapat berangkat secara bersama-sama keluarganya dari Gowa ke Tanjung Bayang, yang hanya berjarak ratusan meter dari Anjungan Pantai Losari Makassar.
“Saya ke sini sama keluarga. Ada mama, adik sama anak dan suami. Kalau ke Tanjung Bayang sudah seringmi. Tapi paling sama anak dan suamiji. Kalau sama orang tua jarang. Jadi saya manfaatkan ini momen liburan untuk kumpul dan liburan bersama di Tanjung Bayang,” terangnya.
Dari rumah, kata Keke, dirinya sudah membawa ikan dan nasi yang menjadi bekalnya. Ikan tersebut dibakar di depan pondokan yang dia sewa. Sehingga kehangatan ikan yang akan disantap lebih terasa, dan menjadi seni dalam liburannya jelang ramahan ini.
“Tidak asyik kalau ikan dibakar dari rumah. Tidak ada seninya itu. Kalau dibakar di sini masih hangat. Itumi asyiknya liburan disini,” ucapnya.
Bendahara LPM Tanjung Merdeka, Ashari Muhammad Arif menyebutkan, tiga pekan terakhir ini, antusias pengunjung Tanjung Bayam dirasakan cukup meningkat dari sebelumnya. Kepadatan pengunjung di tahun ini, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 8 ribu orang. Tahun ini mencapai 10 ribu orang untuk tiga pekannya.
Apalagi di hari liburan ini, Tanjung Bayang yang dikelola LPM Tanjung Merdeka tidak menaikkan tarif masuk, yakni Rp5 ribu untuk sepeda motor dan Rp10 ribu untuk roda empat. Bertahannya harga masuk pengunjung yang dihitung per kendaraan, karena pengelola ingin tetap mempertahankan citra Tanjung Bayam sebagai tempat wisata yang murah, nyaman dan aman untuk masyarakat.
“Harga masuk kita tidak naikkan. Tetap harga di hari biasa dan hitungan per kendaraan. Kalau untuk pondokannya, itu bukan kami yang kelola. Tetapi masing-masing warga setempat. Kami hanya mengelola tarif masuk, keamanan kendaraan maupun keamanan di laut saat pengunjung bermain,” jelasnya.
Ditahun ini, LPM bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk membantu melancarkan arus lalulintas di lokasi Tanjung Bayang. Juga mempersiapkan satgas, baik di laut maupun bibir pantai untuk memantau aktifitas pengunjung.
“Ada kita siapkan satgas yang berjaga di laut dan di bibir pantai. Di laut mereka akan tegur pengunjung yang keluar batas hingga kedalaman 1,5 meter. Sementara yang di bibir pantai mengingatkan pengunjung yang ingin turun ke laut serta mengawasi kegiatan dalam air,” terangnya. (rhm-arf/rus)



×


JK Minta Ceramah Dai Tekankan Kedamaian

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar