MAKASSAR, BKM– Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Makassar telah menetapkan jadwal reses ke dua mulai (12/6) hari ini, hingga satu pekan ke depan.
Sebanyak 50 legisalator siap menjemput aspirasi dari konstituennya di lapangan.
Sekretaris DPRD Kota Makassar, Adwi Awan Umar, mengatakan, setiap legislator dijatah Rp30 juta satu kali reses. Anggaran itu sesuai yang telah disepakati di rapat badan anggaran (Banggar) DPRD Makassar.
“Tidak ada ji yang berubah seperti yang lalu, tetap Rp30 juta tiap anggota dewan, reses ini selama satu minggu nanti setiap dewan akan membuatkan laporannya,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Minggu (11/6).
Adwi juga mengungkapkan, tiap daerah pemilihan akan dilengkapi lima orang staf beserta sopir, mereka bertugas menngantar, dokumentasi dan pembuatan laporan hasil reses.
Sebanyak sepuluh legislator dari dapil Kecamatan Bontoala, Wajo, Tallo dan Ujungtanah bakal melakukan kunjungan ke pusat perbelanjaan Pasar Butung diantaranya, Rudianto Lallo, Irwan, William, Abdul Wahab Tahir, Sahruddin Said, A Pahlevi, Fatma Wahyuddin Basdir, Sampara Sarip dan Yunus HJ.
Kunjungan itu untuk memastikan laporan masyarakat terkait bangunan lahan parkir yang membahayakan pengunjung dan tidak memiliki IMB.
” Rombongan melakukan kunjungan sebagai bentuk pengawasan kami. Menurut laporan bangunan parkir itu memang tidak memiliki IMB dan yang yang paling krusial, bangunan itu juga tidak sesuai standar dan membahayakan pengunjung,” ujar salah seorang legislator dari dapil tersebut, Basdir.
Legisltor Fraksi Demokrat ini juga mengungkapkan adanya bangunan melanggar harus segera ditindak tegas oleh dinas terkait karena pemerintah akan diilai tidak tegas oleh para pengusaha.
“Nanti kita lihat situasinya di sana, kalau memang ternyata membahayakan pengendara karena tanjakan yang terjal itu kita akan rekomendasikan ditutup sementara,” ujarnya. (ita)

