pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kadang Mendapat Rezeki dari Keluarga Pahlawan

SIANG KEMARIN, Supriadi tampak sedang sibuk membersihkan makam. Memang Supriadi setiap hari berkewajiban merawat Taman Makam Pahlawan di Jalan Urip Sumoharjo.

Laporan: Muh Is’ad- Muh Idham

Di kompleks makam hahlawan tersebut ia bersama keluarganya seringali menyaksikan upacara-upacara besar seperti para pejabat berziarah pada Hari Pahlawan.
Pada hari itu, Supriadi bisa mendapatkan rezeki besar, karena keluarga dan pejabat kadangkala memberikan sejumlah uang atau tip. Itupun jadi pengobat lelahnya di tengah aktivitasnya sehari-hari.
Harapan besar tetap digantungkan pada pemerintah agar kesejahteraan hidupnya kedepan bisa lebih di perhatikan. Bukan hanya soal tuntutan kebersihan makam yang jadi tanggung jawabnya, tapi juga kelangsungan hidup keluarganya.
Lelaki berumur 35 tahun itu menjalani hidup hari demi hari dengan rasa syukur walau sulitnya. Kesulitan hidup dia mulai rasakan ketika ia telah berkeluarga. Penghasilan sebagai penjaga Makam Pahlawan dirasa tidak begitu mencukupi lagi, namun ia tak pernah berfikir untuk cari pekerjaan lain. Rasa cinta dan bangga atas pekerjaannya membuat dia bertahan dengan keterbatasan.
Dengan senyum kecil Supriadi menjelaskan bahwa gaji yang ia terima, hanya satu juta Rupiah perbulan. “Kalau diperinci ya banyak sekali suka dukanya, tapi ya bagi saya diniati ibadah saja,” ujarnya.
Bukan hal yang mudah memang, hidup dengan gaji yang terbilang kecil, untuk menafkahi keluarganya yang kini di anugrahi enam orang anak itu. pekerjaan Supriadi memang tidaklah terlalu sulit, namun juga bukan hal yang mudah, setiap hari Supriadi menyapu dedaunan kering yang jatuh dari rindangnya pohon-pohon, lumut yang tumbuh di batu dan tembok- tembok makam juga harus selalu di kontrol agar terlihat bersih, belum lagi jika ada anak-anak yang mencoreti pagar makam dengan pilox, kami harus segera bersihkan sebelum di tegur atasan, ucap lelaki yang hanya tamatan SMP ini.
Meski begitu, Supriadi merasa bangga dirinya menjadi penjaga makam pahlawan, namun tak ada dari anak-anaknya yang mau meneruskan pekerjaan tersebut. “Anak saya tidak ada yang mau jadi penjaga makam,” katanya. (*)



×


Kadang Mendapat Rezeki dari Keluarga Pahlawan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar