MAKASSAR, BKM– Tiga bakal Calon Ketua KNPI Makassar bakal di pilih sebanyak 67 hak suara yang terdiri 51 suara dari Organisasi Kepemudaan Masyarakat (OKP) tingkat Kota Makassar dan 14 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) kota Makassar.
“Dua suara lagi berasal dari Ketua KNPI Sulsel dan Ketua KNPI Makassar, setiap utusan OKP dan DPK bakal mengutus dua orang yang bertugas menyalurkan hak suara dan satunya lagi bakal meninjau yang memiliki hak bicara dalam forum musda ini,”ungkap Sekertaris Panitia Musda ke XIV KNPI Kota Makassar, Sofyanto Torau di Sekretariat DPD KNPI Kota Makassar, Jumat (25/8).
Sofyanto juga membeberkan belum melibatkan satu kecamatan di Makassar yang baru dibentuk kemarin, sehingga pada pelaksanaan nanti wakil Kecamatan Sanggkarang akan ditunjuk hanya sebagai pemantau musda saja.
“Prepare untuk besok (Hari ini) telah kita maksimalkan termaksud menyiapkan rown down acar. Pembukaan Musda dimulai pukul 10.00 pagi besok (hari ini) hingga persiapan memasuki 10 pleno selama dua hari,” katanya.
Selain itu ia juga menuturkan hanya peserta dan pemilik surat mandat yang berhak memsuki ruangan persidangan musda, yang ia pastikan pemilihan dan penetapan ketua DPD KNPI Makassar akan dilakukan pada minggu (27/8) pukul 13.00-15.00.
“Pemilihannya nanti bersifat tertutup, ditakutkan akan muncul aksi yang tidak diiginkan makanya sebelum kegiatan besok kita sudah imbau kepada ketiga kandidat dari OKP masing-masing untuk melakukan ketertiban dan keamanan selama proses musda berlangsung,” jelasnya.
Ia juga telah menjamin pemilihan calon ketua KNPI Makassar nantinya tidak akan menyangkut pautkan pilwali mendatang dan telah menegaskan kepada tiga bakal calon Ketua KNPI Makassar tersebut antara lain Christoper Aviari, Faldi Rezky Noer dan Imran Yusuf untuk fokus membangun KNPI kedepan tanpa ada unsur pemilihan kepala daerah.
“Ia memang banyak yang menyangkut pautkan tapi kami tegaskan KNPI tidak pernah mau terlibat Pilwali kalaupun ada kader yang terlibat itu bisa dipastikan tidak membawah nama KNPI, Kita fokus sesuai aturan kita saja, bahkan kami mengundang pak walikota bukan calon walikota 2018 mendatang,”ucapnya.
Ia juga menyatakan uji publik yang dilakukan semalam yang banyak tersiar menyatakan tiga kandidat menyatakan dua kali tambah baik adaah hal kebetulan dan memang KNPI Makassar ingin lebih baik dari sebelumnya.
Bisa kita ketahui 51 OKP ini terdiri dari DPD AMPI Makassar, DPD AMII Makassar, Bakorda Fokusmaker Makassar, Badko HMI Makassar, PC Fatayat NU Makassar, PC GP Ansor Makassar, PD XIX GM FKPPI Makassar, DPD GM Kosgoro Makassar, DPD Gema MKGR Makassar, PC GMP Makassar, PC GMPI Makassar, DPD GAMKI Makassar, DPD GM Kiara Makassar, PC AL Washliyah Makassar, DPD GPPI Makassar, DPD HPPI Makassar, PC IPNU Makassar, PC IPPNU Makassar, PD IPM Makassar, DPD IMM Makassar, DPD IPTI Makassar, DPD Mapancas Makassar, PC Nasyiatul ‘Aisyiyah Makassar, PD Pemuda Pancasila Marga Makassar, Pemuda Katolik Komda Makassar, DPP Peradah Indonesia Makassar, DPD PPAPRI Makassar, DPC Satma Pemuda Pancasila Makassar.
Selain itu, terdiri dari PC Pemuda Muhammadiyah Makassar, PC Pemuda Muslimin Indonesia Makassar, PC Pemuda Islam Makassar, Depidar Wirakarya Indonesia Makassar, DPD Gema Kosgoro Makassar, Komcab PMII Makassar, BPC GMKI Makassar, DPD Pemuda Demokrat Indonesia Makassar, DPC BM PAN Makassar, DPD Banteng Muda Indonesia Makassar, DPC Himpunan Pemuda Al-Khairaat Makassar, DPD Garda Mudah Merah Putih Makassar, PW BKPRMI Makassar, Barisan Muda Kosgoro 57 Makassar, DPD Generasi Muda Trikora Makassar, DPD KB Pemuda Pancasila Makassar, PC Srikandi Pemuda Pancasila Makassar, DKP Garda Bangsa PKB Makassar, Gema Garda Keadilan Makassar, PC Gerakan Pemuda Kakbah Makassar, Mahasiswa Pembangunan Indonesia Makassar.(ita)
Musda KNPI Makassar Punya 67 Suara Hak Pilih
×

