pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Jihandak dan Water Canon Siaga di Lokasi F8

MAKASSAR, BKM — Salah satu yang jadi fokus perhatian dalam perhelatan Makassar International Eight Festival (F8) adalah keamanan. Tuan rumah tak ingin kecolongan dalam perhelatan akbar ini.
Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Kota Makassar menerjunkan tim penjinak bahan peledak (jihandak), serta kendaraan lapis baja water canon. Bahkan, rencananya hari ini, Rabu (6/9), tim jihandak akan diterjunkan untuk mensterilkan Anjungan Pantai Losari yang menjadi lokasi acara.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Endi Sutendi, menyebut sebanyak 20 personel jihandak akan diturunkan ke lokasi penyelenggaraan F8. Selain itu, ada pula tiga unit mobil water canon yang disiagakan.
Untuk membantu menyukseskan acara ini, sebanyak 2.011 personel disebar di berbagai titik. Langkah tersebut sebagai upaya memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat.
Sebagai bentuk kesiapan pengamanan, dilaksanakan apel di Anjungan Pantai Losari, Selasa pagi (5/9). Selain personel TNI dan Polri, ada pula dari Dishub Makassar, Satpol PP serta organisasi kemasyarakatan.
Di depan peserta apel, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyempaikan bahwa even tahunan ini tidak hanya dihadiri masyarakat lokal. Tapi juga tamu dari berbagai negara. Karena itu, harus mendapat pengamanan khusus.
“Ini merupakan one of the best event yang telah berhasil masuk dalam daftar kalender kegiatan terbesar yang akan rutin dilakukan setiap tahunnya. Tamu-tamu semua datang dengan biaya sendiri. Untuk mereka kita suguhkan penampilan terbaik. Makanya keamanan perlu dan harus ketat,” kata Danny.
Danny juga menilai, pelaksanaan event F8 mampu memberikan perputaran ekonomi yang baik di Makassar dengan menghadirkan ratusan boots UKM. Ketertarikan lainnya dengan memperkenalkan budaya Kota Makassar.
Dengan jaminan keamanan yang diberikan, para pengunjung F8 diharapkan bisa menikmati aneka hiburan yang ditampilkan. Mulai dari festival film, fashion, food dan fruit, folks, fine art, flora dan fauna, fusion music serta fiction writer dan font.
Selain itu, juga dapat mengelilingi dan berkunjung ke dalam boots-boots yang ada. Sedikitnya ada 250 boots Usaha Kecil Menengah (UKM) dihadirkan Pemkot Makassar di tempat ini.
Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Kota Makassar Muh Roum, menyampaikan bahwa boots yang disediakan dalam area Anjungan Pantai Losari Makassar telah terisi. Para pelaku UKM dari berbagai daerah dan negara mengisi tempat tersebut dengan menampilkan ciri khasnya masing-masing. Mulai dari kuliner, pendidikan, tempat wisata sampai pakaian.
Adapun boots-boots yang tampil dari daerah di Indonesia, diantaranya Pekalongan, Jayapura, Bogor dan Kediri. Sedangkan dari luar negeri, yakni Australia.
“Boots dari Australia ada. Mereka nantinya menampilkan tempat wisatanya dan pendidikan yang ada di sana,” jelas Roum, Selasa (5/9).
Dia memastikan, semua barang ditampilkan mengandung unsur edukasi. Tak ada barang berbahaya, seperti pistol serta yang berbau pronografi. Hal itu telah disampaikan sebelum mengambil boots. Kalaupun nantinya ada, Dispar Makassar tentu akan memberikan sanksi.
“Dari awal kita sudah sampaikan tidak boleh memamerkan barang yang dianggap berbahaya dan dilarang, seperti pistol, miras, narkoba, ataupun yang berbau pornografi. Tapi kalau badik yang menjadi barang pusaka, tidak dilarang,” ujarnya. (ish-arf/rus)




×


Jihandak dan Water Canon Siaga di Lokasi F8

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar