HOBI adalah sebuah hal menyenangkan untuk dilakukan. Di sini, seseorang bisa mengeksplor serta menunjukkan jatidirinya. Apalagi jika hobi tersebut mampu memberi manfaat bagi orang lain.
Laporan: Nugroho Nafika Kassa
DI salah satu sekretariat organisasi kemahasiswaan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa siang (5/9). Matahari yang tengah bersinar dengan teriknya, tak begitu terasa. Pepohonan yang rindang mampu mengusir panas yang menyengat. Angin sepoi-sepoi berembus semilir.
Di tempat ini, BKM menemui seorang mahasiswa. Namanya Wahyudi. Di sela-sela jeda kuliah, mengenakan baju kaus berkerah dipadu celana panjang jeans warna biru, ia berbagi cerita tentang apa yang telah diraihnya selama ini.
Wahyudi adalah seorang finalis Kontes Robot Indonesia. Dia berhasil mengharumkan nama UNM, dan juga Makassar di level nasional.
Mahasiswa yang tengah menempuh kuliah di Pendidikan Teknik Elektronika UNM angkatan 2014 ini berasal dari Kampung Baru, Kabupaten Pangkep. Putra dari pasangan Zahidin dan Syamsiah.
Dikisahkan Wahyudi, dirinya tertarik dengan robotic engineering sejak masuk UNM. Awal mula mengenal robot kala ia masih mahasiswa baru.
Saat itu ada seniornya yang datang untuk melakukan sosialisasi mengenai komunitas robot yang ada di jurusannya. Hanya karena penasaran, ia pun mulai mencari informasi lebih dalam mengenai komunitas tersebut.
Menjawab rasa penasarannya yang begitu tinggi, Wahyudi mendaftarkan dirinya di komunitas yang bernama Tim Robotron UNM. Siapa sangka, ia kini dipercaya menjadi sekretaris di komunitas tersebut.
“Jurusan saya kan elektronika. Jadi memang sudah kebiasaan bergelut dengan komponen-komponen elektronika. Waktu maba dulu, ada senior yang sosialisasi tentang robot. Saya penasaran dan kemudian tertarik. Akhirnya mendaftar dan lolos. Alhamdulillah, sudah ada beberapa pencapaian,” ujarnya merendah.
Dari hobinya itu, Wahyudi telah meraih sejumlah prestasi dari berbagai cabang kejuaraan nasional yang ia ikuti. Antara lain Electro Carnaval di Politektik Negeri Ujung Pandang (PNUP) sebagai juara umum. Informatic Robot Competition (IRC) di Surabaya sebagai juara 3.
Menjadi pamekalah pada Simposium Kontes Robot Indonesia di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kategori KTI bagian teknologi Biologi Open Day (Body) UNM sebagai juara harapai 1, dan Finalis Electrical Day.
Dari itu semua, prestasi yang paling membanggakan menurut Wahyudi adalah saat ia menjadi finalis peserta lomba robot di Kontes Robot Indonesia (KRI) Nasional UPI Bandung.
Kala itu seleksinya, dirasa oleh Wahyudi cukup ketat. Karena harus melalui seleksi antarregional terlebih dahulu. Makassar yang masuk dalam regional empat, membuat Wahyudi harus bersaing dengan berbagai universitas yang ada di Sulawesi dan Jawa bagian timur.
Setelah lolos, barulah ia berlaga di tingkat nasional. Saingannya saat itu berasal dari semua universitas terkemuka di Indonesia.
Tentu hal itu menjadi sesuatu yang sangat luar biasa. Bermula dari rasa penasaran tentang robot, berlanjut menjadi hobi merakit dan menjalankan robot, kini Wahyudi telah dikenal sebagai mahasiswa berprestasi dalam bidang robotic. (*/rus/b)

