ADA banyak hal yang bisa ditemui ketika seseorang memutuskan masuk dalam sebuah komunitas. Apalagi yang backgroundnya entertaint dan komedi. Keseruan bukan hanya di belakang layar. Saat kegiatan berlangsungpun pasti dipenuhi canda tawa.
Laporan: Nugroho Nafika Kassa
DI era kekinian, tidak sedikit diantara kita yang tak lagi asing dengan stand up comedy. Membawakan cerita-cerita lucu sambil berdiri yang mampu mengundang gelak tawa, itulah ciri khas dari gaya bertutur jenis ini.
Hampir setiap orang telah menyaksikan dan menikmati berbagai candaan dalam acara seperti ini. Baik yang disiarkan melalui berbagai stasiun televisi, maupun yang ditampilkan di sejumlah even.
Bahkan dalam perkembangannya, ada sebagian dari penikmat komedi jenis ini yang menekuninya secara profesional. Ya, stand up comedy bukan hanya acara miliki stasiun televisi. Melainkan sudah menjadi ‘candu’ dengan berbagai merambah berbagai kalangan dan daerah.
Ada sensasi tersendiri yang terbangun saat hanya menikmati, ataupun terjun langsung ke dunia komedi ini. Tak heran jika kemudian terbentuk berbagai komunitas stand up comedy di berbagai belahan wilayah Indonesia.
Berasal dari naungan Komunitas Stand Up Indo, beberapa daerah telah memiliki komunitas stand upnya sendiri. Jakarta, Bandung, Bogor, dan beberapa kota lainnya telah memiliki komunitas ini. Tak mau kalah, di Makassar ternyata juga ada. Namanya Stand Up Indo Makassar.
Di Kota Anging Mammiri, komunitas ini berdiri sejak 2011 silam. Pertama kali ada atas perundingan 11 11 orang yang berniat memperkenalkan dunia stand up comedy di Makassar.
Salah satu pendiri, Co-Foundernya Indra Ispujianto coba menceritakan mengenai komunitas ini kepada BKM. Pertemuan dengan Indra Ispujianto berlangsung di Mang Uwo Food & Coffe, Jalan RSI Faisal XII Makassar. Di tempat ini pula para komika Makassar biasa menampilkan aksi-aksinya.
Komunitas ini diinisiasi, ketika beberapa komika (istilah pelaku stand up comedy) nasional membuat show di Makassar. Kehadiran mereka untuk tampil di kota ini kemudian menjadi ide bagi beberapa orang, mengapa tidak didirikan juga komunitas seperti itu di Makassar.
Dilakukanlah pertemuan pertama kali, saat itu pada 11 Februari 2011. Dai situlah kemudian terbentuk komunitas yang mereka namani Stand Up Indo Makassar.
Setelah terbentuk, mereka kemudian membuat acara Stand Up Nite yang dipayungi langsung oleh Stand Up Indo. Bintang tamunya kala itu adalah Mongol, salah satu komika nasional. Dari situlah, Indro dan beberapa teman pendirinya mengetahui siapa saja yang tertarik dan berminat dengan stand up comedy.
Komunitas ini selalu melakukan aksinya setiap Kamis, rentang dua pekan sekali. Mereka namai Uji Lucu. Di momen ini ditampilkan beberapa anggota komunitas yang ingin melakukan aksi stand up comedy. Dihadapan para hadirin, mereka selalu sukses mengocok perut para pengunjung Mang Uwo Food & Coffe dengan materi-materi yang dibawakan.
“Untuk uji lucu ini, sebenarnya yang mau tampil tidak dikhususkan bagi anggota komunitas saja. Berlaku secara umum. Siapapun bisa tampil. Karena kita bukan hanya ingin memperkenalkan stand up comedy ini saja. Tapi juga ingin menjaring semua komika yang ada di Makassar,” kata Indro. (*/rus/b)

