pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dewan Desak Disdukcapil Bangun Gedung Baru

MAKASSAR, BKM– Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mendesak gedung Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dibangun baru.
Pasalnya, bangunan gedung Disdukcapil saat ini dianggap sudah tidak memadai dalam melayani administrasi warga Kota Makassar.
Hal tersebut ditegaskan anggota badan anggaran (Banggar) DPRD Makassar, Mudzakkir Ali Djamil. Menurut Mudzakkir, intensitas masyarakat yang datang ke Disdukcapil sudah tidak sebanding dengan kondisi kantor.
Padahal, kata legislator yang akrab disapa MuDa ini, peran disdukcapil adalah etalase pelayanan pemerintahan kepada masyarakat dan kebutuhan administrasi dasar.
“Dukcapil itu adalah etalase pemerintahan dengan masyarakat dan pelayanan publik yang sangat krusial, seperti KTP karena semua kebutuhan administrasi dasar ada disana. Makanya, ini tidak bisa dituda-tunda, tidak bisa dibiarkan Harus dianggarkan,” ungkapnya saat di DPRD Makassar, Kamis (14/12).
Ia pun mendesak pembangunan gedung baru Disdukcapil secepatnya diwujudkan di tahun depan karena telah disetujui anggarannya di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2018.
“Perlu kita respon di tahun 2018. Anggaran Rp5 miliarbukanlah anggaran besar. Ini menjadi rekomendasi kita, pembangunan Kantor Dukcapil. Rp5 M tidak terlalu susah bagi kita untuk mencari,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Nielma Palamba mengatakan, gedung Disdukcapil direncanakan berada di Jalan Kerung-kerung bersama gedung dinas lainnya, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kelautan dan Perikanan.
“Tahun 2014, saya pernah mengusulkan anggaran Rp 5 miliar peningkatan untuk pembangunan total kantor kami. Tetapi terjadi peralihan kepemimpinan wali kota. Rencananya kami akan satukan dengan dinas lain di Jalan Kerung-kerung. Anggarannya digabung diDinas PU. Karena kita rencananya akan digabung dengan dinas lain seperti Disdik dan DKP,” katanya.
Setelah 2015, rencana tersebut tidak berlanjut. Pihaknya pun telah mengusulkan pembangunan gedung baru di tahun anggaran ini. “Bulan lalu, kami mendapat surat dari Dinas PU untuk usulan pembangunan sarana dan prasarana. Kami sudah usulkan. Kami sudah usulkan di PU dulu,” pungkasnya.
Terkait rencana penganggaran gedung baru Disdukcapil, salah satu anggota Banggar, Sampara Sarip menyarankan untuk membangun gedung pelayanan Disdukcapil di tengah kota. Pasalnya, kantor Disdukcapil saat ini yang berada di Jalan Sultan Alauddin kerap dikeluhkan oleh warga yang berada di wilayah utara Kota Makassar, seperti Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea.
” Kantor Dukcapil mustinya berada di tengah-tengah kota. Warga yang bermukim di Biringkanaya kadang mengeluh karena kantor Dukcapil terlalu jauh,”jelasnya.
Ia juga menyayangkan pembatalan pembangunan gedung Disdukcapil di tahun 2014. Padahal, anggaran tersebut sudah disetujui dalam APBD namun batal lantaran persoalan teknis. Ia pun berharap usulan Banggar tersebut dapat disetujui dan terlaksana tanpa ada kendala.
“Ini kan masih di bawah pemerintah kota Makassar. Saya kira ini bisa jadi rekomendasi wacana perbaikan dari tahun ke tahun tapi tidak dilaksanakan sudah dianggarkan tapi mundur lagi. Tolonglah kita konsisten ditahun ini,”tutupnya.(ita)



×


Dewan Desak Disdukcapil Bangun Gedung Baru

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar