pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pejabat yang Terjaring OTT Langsung Disel

JENEPONTO, BKM — Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar (Kasi PTK SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Syamsuriyati kini harus merasakan dinginnya sel tahanan. Usai terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kejaksaan Negeri Jeneponto, ia langsung dijebloskan ke balik jeruji besi.
Kepala Keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Jeneponto, Palangkey menyampaikan hal itu ketika dihubungi, kemarin. ”Semalam (Senin malam, 22 Januari) usai salat Isya pukul 20.00 Wita, saya ditelepon Kalapas Pak Kameili. Disampaikan bahwa ada bakal tahanan titipan OTT Kejari Jeneoponto,” ujar Palangkey.
Sekitar pukul 22.00 Wita, Syamsuriyati yang telah ditetapkan sebagai tersangka, tiba sekitar pukul 22.00 Wita. Pejabat perempuan di Disdikbud Jeneponto inipun langsung dibawa ke dalam sel lapas yang berlokasi di Kampung Monro-monro, Kelurahan Monro, Kecamatan Binamu, Jeneponto.
Saat tim kejati tiba dengan membawa tersangka, Palangkey mengaku kaget. Sebab tersangkanya seorang perempuan.
”Di luar perkiraan saya. Kukira pejabat laki-laki yang terjaring OTT. Saya langsung perintahkan staf untuk membersihkan sel yang akan ditempatinya,” terang Palangkey lagi.
Kepala Bidang Ketenagaan Dikbud Jeneponto Rachmat Sasmito yang dihubungi terpisah, sangat menyesalkan ada pejabatnya yang terjaring OTT Kejari. ”Ini sangat memalukan. Padahal setiap saat saya peringatkan kepada seluruh staf untuk menjauhi perbuatan tercela. Salah satunya praktik pungli,” tandasnya.
Sehari setelah OTT berlangsung, tak ada kegiatan di ruang kerja Seksi PTK SD. Pintunya masih tertutup rapat. Segel yang dipasang tim Kejari masih terpasang.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Jeneponto Muh Nasran, menyebut ada 10 orang yang dibawa dari kantor Disdikbud untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasilnya, hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Yakni Samsuriyati.
”Tersangka sudah kita titip di Lapas Jeneponto. Sembilan lainnya hanya sebagai saksi. Termasuk Sahabuddin,” jelas Nasran.
Bupati Jeneponto H Iksan Iskandar, mengaku sudah menerima laporan adanya pejabat Disdikbud yang di-OTT. Ia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kasus tersebut ke kejari.
”Kalau sanksi yang akan diberikan, kita tunggu seperti apa hasil dari proses hukum yang tengah berlangsung. Kita belum bisa simpulkan. Intinya, kami sangat menyesalkan adanya kasus ini. Karena telah mencoreng nama baik Jeneponto. Yang bersangkutan harus menerima konsekwensi dari perbuatannya,” cetus Iksan. (krk/rus)



×


Pejabat yang Terjaring OTT Langsung Disel

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar