MAKASSAR, BKM–Pertanggal hari ini, Kamis (1/3), Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar (Kadisdik), Ismunandar memasuki masa pensiun. Otomatis jabatan yang ditinggalkan Imusnandar akan diisi oleh seorang pelaksana harian.
Hanya saja, Plt Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal masih mengantongi nama-nama pelaksana harian (PLH) Kadisdik Makassar.
“Pasti ada penggantinya yaitu Plh. Sehingga administrasi tetap berjalan dengan baik. Sambil tunggu izin melakukan lelang,” ujarnya.
Tidak hanya itu saja, Ical sapaan akrab Plt wali kota sekaligus melakukan mutasi dan pergeseran pejabat-pejabatnya. Tujuannya untuk memberikan penyegaran serta menempatkan pejabat sesuai pada tempatnya.
“Pengisian jabatan yang akan ditinggal pensiun oleh pejabat lamanya sementara ini kami pikirkan proses pergantiannya. Dan sementara ini juga saya masih mengajukan izin melakukan lelang jabatan. Kalau izin sudah ada segera kita lakukan lelang termasuk mutasinya,” sebut Ichal di kantor Balaikota Makassar, Rabu (28/2).
Ical menggambarkan sedikitnya ada tujuh jabatan di eselon II yang akan dilelang dan 267 jabatan lain juga ikut dilelang ketika izin melakukan lelang jabatan telah didapatkan.
“Harapannya mudah-mudahan izin sudah selesai sampai April, secepatnya kita harapkan. Saya sudah meminta ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan juga Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk mengirimkan tim asesor untuk lelang jabatan. Semoga secepatnta sudah ada nama-nama diusulkan untuk panitia pelelangan,” katanya.
Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar meminta ke Deng Ical untuk segera melakukan mutasi jika telah mendapatkan persetujuan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI).
Hal ini disampaikan Ketua Komisi D DPRD Makassar, Sampara sarip. Menurutnya, jika jabatan Kadisdik kosong maka seharusnya pimpinan pemerintah kota sudah mempersiapkan kekosongan jabatan tersebut dan menunjuk penggantinya.
“Saya dengar katanya sudah ada persetujuan kemendagri. Yah kalau sudah ada, pasti Dg Ical sudah persiapkan penggantinya, karena jabatan itu tidak boleh kosong,” ungkapnya di Gedung DPRD Makassar, Rabu (28/2).
Lanjut Legislator Fraksi PPP ini berharap agar kekosongan jabatan di lingkup pemerintah kota segera diisi oleh orang-orang yang berkompten dibidangnya masing-masing. Kekosongan jabatan tidak boleh berlarut-larut karena sangat berdampak terhadap maju mundurnya kinerja pemerintah.
“Tidak boleh terlalu lama, kan bisa menunjuk Plh dan tidak boleh kalau ada satu orang bisa merangkap tiga jabatan sekaligus. Ini yang dianggap menyalahi aturan,” katanya.
Begitupun yang dikatakan Sekertaris Komisi A DPRD Makassar, Mario David bahwa kekosongan jabatan jangan sampai berlarut-larut. Apalagi dalam waktu dekat, realisasi dan rapat evaluasi dan monitoring akan segera berlangsung.
“Memang banyak jabatan nanti yang mengalami kekosongan, hal ini yang kita dorong untuk mengisi kekosongan itu secepatnya. Sebab dalam waktu dekat akan dilakukan monev, bagaimana kita tahu capaian SKPD dan pertanggung jawaban anggaran jika jabatan itu masih kosong,” katanya.
Sehingga Legislator Fraksi Nasdem ini mendorong agar secepatnya ada pengisian jabatan sementara di lingkup SKPD sampai ada walikota definitif. serta untuk mengangkat jabatan yang kosong agar di tempatkan pejabat yang sesuai dengan disiplin ilmu yang bersangkutan.
“Tapi Tidak asal menempatkan, apalagi sampai rangkap jabatan itu tidak boleh. Dan saya kira Dg Ical Tahu ji itu,” ujarnya.(arf-ita)
Ical Masih Kantongi PLH Kadisdik Makassar
×

