MAKASSAR, BKM — Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam lingkup Dinas Perkebunan (Disbun) Sulsel kini dirundung resah. Musababnya, mereka belum juga menerima gaji hingga saat ini.
Tersendatnya pembayaran tersebut dikarenakan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang dijabat kepala dinas definitif tersebut, belum juga ditunjuk dan dilantik.
Kepala dinas maupun sekretaris Dinas Perkebunan telah memasuki masa pensiun. Sementara Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Latif, yang oleh gubernur diberikan wewenang untuk menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Kadisbun, juga sudah mengudurkan diri sebagai ASN. Abdul Latif bertarung di pilkada Kabupaten Pinrang.
Kondisi ini mengakibatkan program dan realisasi anggaran Disbun Sulsel mandek. Utamanya penyaluran gaji pegawai pada bulan Maret.
“Kita di sini ibaratnya anak ayam kehilangan induk. Program kita belum berjalan maksimal. Gaji bulan Maret ini juga belum dibayarkan. Normalnya kan tanggal 1. Tapi ini belum ada. Karena belum ada Pengguna Anggaran (PA) yang menjadi wewenangnya kepala dinas,” ungkap Koordinator Humas Suaedin yang ditemui di kantornya pekan lalu.
Dijelaskan Suaedin, sejak penjabat berwenang, dalam hal ini plt Kadis Perkebunan Sulsel kosong, banyak program yang terhambat. Padahal, sudah banyak yang disiapkan.
“Seandainya ada pelimpahan wewenang oleh gubernur kepada pejabat yang berwenang, kita bisa jalan. Misalnya, dari pembantu sekprov yang ditunjuk atau siapa yang ditunjuk sementara,” tambah dia.
Suaedin juga mengeluhkan belum adanya pejabat definitif yang dipilih gubernur Sulsel untuk mengisi jabatan yang lowong tersebut. Padahal, hasil seleksi jabatan sebelumnya telah berakhir dan tinggal menunggu keputusan Syahrul Yasin Limpo untuk memilih dan melantik.
“Program-program sudah siap semua. Cuma terhambat karena penentu kebijakan belum ada. Progran mandek dua bulan. Begitu ada kepala dinas, tinggal langsung jalan,” ujar Suaedin.
Dihubungi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Ashari F Radjamilo menjelaskan, nama-nama peraih nilai tertinggi yang lolos dalam seleksi proses lelang jabatan telah diserahkan kepada gubernur Sulsel. Untuk kemudian ditetapkan satu orang sebagai penjabat definitif.
Dia berharap hari ini, Senin (5/3), pejabat definitif Kepala Dinas Perkebunan sudah dilantik.
Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel Andi Arwien Azis, meminta agar pegawai bersabar dalam menunggu penyaluran gaji bulan Maret. Pejabat definitif, kata dia, bakal dilantik segera untuk mengurus segala keluhan tersebut.
“Sabar saja. Mungkin minggu depan sudah ada pejabat definitifnya itu. Mungkin hari Senin dilantik. Terlambat sedikit saya kira tidak mempengaruhi apa-apa,” ujar Arwien, pekan lalu.
Ia melanjutkan, hal ini tetap harus sesuai mekanisme dan aturan yang ada. Pasalnya, tidak mungkin dilakukan pencairan gaji kalau perangkat atau pengguna anggarannya belum definitif. (rhm/rus)
Kadis Belum Dilantik, Gaji dan Program Disbun Mandek
×

