pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dewan Keluhkan Parkir RSUD Daya

MAKASSAR, BKM– Warga Biringkanaya Keluhkan sistem perparkiran yang amburadul dan Finalisasi unit gawat darurat (UGD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makaasar, saat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar dari daerah pemilihan III melakukan reses kedua masa sidang kedua, Selasa (6/3). Reses dewan dilakukan di RSUD Daya Makassar.
Bukan hanya itu saja, dewan juga mempertanyakan proses pembangunan UGD dan mengangkat tenaga sukarelawan di RS Daya menjadi tenaga kontrak.
Hal ini disampaikan langsung anggota DPRD Makassar dari dapil III, Abdi Asmara. Menurutnya, salah satu yang menjadi keluhan warga adalah perparkiran rumah sakit yang masih amburadul dan sering memacetkan jalan.
Tidak hanya itu, Abdi juga menyoroti keterlambatan pembangunan gedung UGD yang mulai disoroti oleh berbagai elemen, sehingga pelayanan ke pasien menjadi terhambat. Belum lagi, kondisi gedung yang belum layak seperti ventilasi udara di rumah sakit yang membuat pasien tidak nyaman.
“Kami berharap pelayanan ditingkatkan. Selain itu soal perparkiran ini sudah berkali-kali kami minta untuk dibenahi,” tegasnya Abdi, Selasa (6/3).
Begitupun yang dikatakan Ketua Reses Dapil III, Mario David. Ia menyarankan agar persoalan parkir diselesaikan, solusinya pihak RS Daya perlu membuat permohonan anggaran untuk pembebasan lahan dan solusi lain membuat perparkiran dengan sistem parkir building dengan mengajukan anggaran di perubahan atau di anggaran pokok.
“Ada dya opsi untuk masalah perparkiran ini yang pertama pembebasan lahan di belakang rumah sakit dengan mengajukan anggran di perubahan atau di pokok. Kedua membuat sistem parkir building agar lebih efesien dan efektif,” katanya.
Menyikapi hal itu, Wakil Direktur (Wadir) RSUD Daya Makassar, dr H Syamsiah Densi menjelaskan soal sistem perpakiran di RSUD Daya, pihaknya akan mengupayakan secepatnya mengajukan permohonan untuk pembebasan lahan.
“Saran dari DPRD Makassar akan kami terima, memang parkiran kita masih amburadul karena ada renovasi gedung. Mungkin kedepan kita akan atur persoalan itu, kita akan imbau pegawai untuk tidak memakai lahan parkir toko lain untuk memarkirkan kendaraanya,” jelasnya.
Selain itu, ada dua bangunan yang telah finalisasi yaitu pembangunan gedung instalasi gizi RSUD Daya dengan anggaran sebesar Rp1.2 miliar yang masuk dalam APBD 2017 lalu. “Ini juga sudah selesai 100 persen, tinggal masuk masa pemeliharaan. Sama juga dengan ruang general check up jantung dan cuci darah yang sedang kita upayakan,” bebernya.(ita)



×


Dewan Keluhkan Parkir RSUD Daya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar