MAKASSAR, BKM– Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar memastikan seluruh siswa sekolah menegah pertama (SMP) dapat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada April nanti.
Disdik juga mengimbau seluruh sekolah untuk tidak mempersulit siswa siswinya di jelang pelaksanaan UNBK.
Imbauan itu disampaikan agar tidak ada lagi sekolah yang menahan siswanya untuk ikut UNBK sebelum beban biaya masing-masing sekolah lunas terbayar. Jika terbukti ada sekolah melanggar kewajiban anak-anak mengikuti pendidikannya, Disdik Makassar akan memberikan sanksi tegas ke pihak sekolah.
Bahkan kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kota Makassar, Ahmad Hidayat, pelaksanaan UNBK 2018 dapat berjalan baik dan lancar tanpa ada masalah yang mampu mencoreng dunia pendidikan khususnya masalah pembayaran sekolah.
“Kami rasa sekolah sudah paham akan hak dan kewajiban anak mendapat pendidikan. Sehingga kami mewanti-wanti sekolah agar tidak menahan siswa jika ada pembayaran dan belum lunas lantas tidak diizinkan UNBK. Kalau kami temukan, tidak ada toleransi pasti sanksi diberikan,” kata Hidayat, Minggu (11/3), kemarin.
Lebih jauh kata Hidayat, pelaksanaan UNBK tahun ini akan diikuti 23.616 peserta. Sudah keempat kalinya pelaksanaan UNBK dilakukan di Kota Makassar. Tahun ini diyakini para tenaga pengajar di sekolah telah melakukan persiapan dan perencanaan yang matang.
Adapun persiapan yang dilakukan masing-masing sekolah melalui imbauan Disdik Kota Makassar berupa pemberian simulasi dan pelatihan kepada siswa. Selain itu, masing-masing sekolah diminta mempersiapkan fasilitas sarana di dalam kelas berupa komputer atau laptop yang akan digunakan siswa dalam mengikuti ujian sistem komputer.
Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan pemadaman listrik dan jaringan internet, Disdik Kota Makassar segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Agar UNBK 2018 tetap berjalan dengan baik, jelasnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Orang Tua Murid, Hafid Nassa juga meminta Disdik Makassar agar meningkatkan pengawasan ke sekolah-sekolah dan lebih memastikan pelaksanaan UNBK berjalan lancar dan aman. Pasalnya, tahun-tahun sebelumnya pelaksanaan UNBK, masih ditemukan siswa mendapat penekanan dari sekolah terkait pembayaran sekolah.
“Tahun lalu laporannya ada, di mana siswa yang belum bayar uang sekolah kartu ujian di tahan. Nanti setelah ada negosiasi di hari pelaksanaan barulah kartunya diberikan. Ini disayangkan apalagi UNBK itukan dibiayai oleh negara, uang negara masuk di UNBK juga,” kata Hafid, kemarin. (arf)

