MAKASSAR,BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mendesak realisasi pengadaan lampu lorong segera dilelang. Pasalnya, tahun ini anggaran pengadaan lampu penerang di tiga ribu titik di Kota Makassar ini kembali dianggarkan dengan anggaran sebesar Rp34.8 miliar.
Anggota DPRD Makassar, Yeni Rahman mengatakan, pengadaan lampu lorong di Lorong Badak 1, Kecamatan Mariso tahun ini namun hingga saat ini pengadaan lampu tersebut tak kunjung rampung. “Kita berharap terlaksana dengan baik dan proses lelang terbuka dan pasti kita awasi. Karena kasian sudah lorong mereka gelap dan tidak pernah tersentuh pemerintah,” ungkapnya saat di gedung DPRD Makassar, Selasa (20/3).
Ia pun meminta lelang pengadaan lampu lorong tersebut dilakukan sebelum triwulan Kedua tahun ini agar terlaksana sebelum jatuh tempo.”Lakukan lelang terbuka segera,jangan sampai jatuh tempo baru mau dilelang,” katanya.
Salah satu lampu lorong dari pengadaan tahun lalu, yakni di RW 07, Kelurahan Kassi-kassi, Kecamatan Rappocini, lampu lorong sebanyak 27 unit belum menyala. Baru terpasang tiang dan lampu, sementara instalasi kabel belum ada.
Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo berharap agar UPTD lampu jalan mengontrol pengerjaan kontraktor. Pasalnya, pengerjaan tersebut dinilai lamban karena pernah dijanjikan selesai bulan November.
“Kita harap segera rampung dan tidak asal-asalan, kita akan tagih jika tetap tidak rampung,” ucapnya.
Kepala UPTD Lampu Jalan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Achmad Jusri mengatakan, untuk tahun ini pihaknya kembali akan memperadakan lampu lorong. Nilai anggaran dan jumlah titik nya tetap sama dengan tahun ini.
“Tahun 2018 sama tahun ini, jumlah titiknya juga sama. Itu (anggaran) yang dikasi, jadi saya jalankan lagi, untuk lokasinya kita serahkan ke pihak kecamatan, semua dapat,”bebernya. (ita)
Lelang Lampu Lorong Dikeluhkan
×

