MAKASSAR, BKM — Untuk ketiga kalinya Makassar menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen bulutangkis Daihatsu ASTEC Open 2018. Sekitar 600 pebulutangkis mulai dari kategori pemula hingga veteran akan bertanding di GOR Dafest, Jalan Parumpa, Makassar, pada 3 sampai 7 April 2018.
Para pebulutangkis ini tidak saja berasal dari daerah di Sulsel tapi juga daerah lain di Indonesia Bagian Timur (IBT). Sebelum di Makassar, turnamen bulutangkis hasil kolaborasi Daihatsu dengan Alan & Susi Technology (ASTEC), telah digelar di Bandung dan Denpasar. Selanjutnya, akan digelar juga di Yogyakarta pada 30 April sampai 5 Mei, Pontianak (17-21 Juli), Batam (7-11 Agustus), Padang (4-8 September), Banjarmasin (16-20 Oktober), Manado (6-10 Nopember), dan Jakarta (2-8 Desember).
Alan Budikusuma selaku inisiator turnamen, menyampaikan penghargaan terhadap manajemen Astra Daihatsu yang telah mensponsori turnamen ini secara nasional. Tentunya, dengan gelaran yang dilakukan secara rutin tiap tahun, akan membuat perbulutangkisan Indonesia akan kembali bangkit.
”Dan ini tentu sangat memberi peluang atas lahirnya bibit-bibit pebulutangkis baru yang akan terus mengharumkan nama Indonesia di kancah perbulutangkisan internasional. Apalagi pada tahun ini, juga digelar khusus kategori pemula atau kelompok umur (KU) 13 tahun. Selain itu, juga dipertandingkan kategori remaja, yakni KU15, KU17, dan KU19. Dan untuk lebih memotivasi para pebulutangkis muda dalam bertanding, juga dipertandingkan kategori dewasa dan veteran,” jelas mantan pebulutangkis dunia yang berjaya di era tahun 1980-an ini kepada wartawan didampingi Kepala PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (DSO) Wilayah IBT, Tulus Pambudi bersama pengurus PBSI Sulsel, di Red Corner Cafe, Senin (26/3).
Lanjut suami dari Susi Susanti ini mengatakan, berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Mulai Daihatsu Astec Open 2018 ini telah masuk dalam kalender Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Sehingga akan masuk perhitungan poin PBSI.
”Adanya perhitungan poin sirkuit di Daihatsu ASTEC Open 2018 akan memberikan kesempatan lebih luas bagi para atlet untuk mendapat kesempatan diseleksi masuk Pelatnas bulutangkis Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Kepala PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (DSO) Wilayah IBT, Tulus Pambudi, keikutsertaan Daihatsu dalam mensponsori turnamen bulu tangkis ini adalah untuk membangkitkan kembali prestasi bulutangkis Indonesia ditingkat dunia.
Sekaligus juga untuk makin mendekatkan Daihatsu dengan para calon costumer maupun costumer yang lebih dikenal dengan Sahabat Daihatsu.
”Kalau dampak secara langsung terhadap penjualan Daihatsu memang tidak langsung nampak. Tapi setidaknya Daihatsu telah ikut serta dalam menumbuhkembangkan bibit-bibit muda bulu tangkis Indonesia yang akan berkiprah di level internasional,” tambanya.
Selain menggelar pertandingan, turnamen ini juga mengadakan Coaching Clinic yang langsung melibatkan Alan dan Susi sebagai pembicara. (mir)
600 Atlet Berlaga di Turnamen Bulutangkis Daihatsu ASTEC Open 2018
×

