pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Anggaran Pemecah Ombak Rp14 M

ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mengakui jika saat ini pulau-pulau yang ada di Makassar terus terkikis akibat dari perubahan iklim yang menyebabkan naiknya permukaan air laut serta reklamasi secara terus menerus.
Legislator Dapil II, Sampara Sarip yang juga bermukim di Pulau Koddingareng mengaku, sudah sejak lama pulau yang ada di Makassar mulai terkikis diantaranya pulau Lae lae, Samalona, Kodingareng Lompo, Barrang Lompo, Barrang Caddi, Bone Tambung, Lumu-lumu, Langkai dan Lanjukang.
“Betul memang itu, hampir setiap tahun pulau kita makin menyusut dan dikhawatirkan tenggelam. Saya juga orang pulau, jadi saya tahu betul bagaimana pulau di Makassar akan hilang nantinya,” ungkapnya, kemarin.
Banyak penyebab terjadinya pengikisan pulau, jelas legislator Fraksi PPP ini, diantaranya abrasi dan penambangan bauksit (besi). Apalagi saat ini reklamasi pantai kian menambah ketinggian volume air laut meningkat.
“Solusinya menambah karang laut, bahkan tahun ini kita sudah programkan untuk pulau-pulau ada pencanganan pemecah gelombang laut yang anggarannya sebesar Rp14 miliar. Bahaya kalau tidak secepatnya direalisasikan itu, orang pulau yang kena dampak terburuknya,” terangnya.
Terlebih lagi Ketua Komisi D DPRD Makassar ini akui bahwa pemanasan global juga mempengaruhi tinggat volume air laut. Sangat disayangkan jika Makassar harus kehilangan pulaunya satu persatu. “Padahal sebagian pulau tersebut berpotensi untuk dijadikan hutan alam dan destinasi wisata,” tuturnya. (ita)



×


Anggaran Pemecah Ombak Rp14 M

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar