pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Amirullah Jaya PAW di DPRD Makassar

MENINDAKLANJUTI putusan MA yang mengekeskusi terpidana kasus korupsi penyelewengan dana bansos Mustagbir Sabry alias Moses, Partai Hanura langsung mengambil sikap. Rapat pleno digelar untuk melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap kadernya itu di DPRD Kota Makassar.
Nama yang terpilih sebagai pengganti Moses adalah Andi Amirullah Jaya. Ia merupakan peraih suara kedua di daerah pemilihan I Kecamatan Rappocini, Makassar dan Ujungpandang dengan perolehan 1.300 suara.
“Saya kira kasus Pak Moses ini sudah ada sebelum di Hanura. Tapi karena bebas dalam persidangan tahap awal di Makassar, partai masih menerima karena belum ada putusan yang berkekuatan hukum tetap. Tapi ini sudah dieksekusi. Secara mekanisme, kalau ada salah satu anggota dari Partai Hanura di dewan yang sudah punya kasus hukum dan telah inkra, sudah pasti akan dilakukan PAW,” jelas H Yunus selaku Ketua DPC Hanura Makassar di gedung DPRD Makassar, Selasa (10/4).
Ketua Komisi B DPRD Makassar ini membeberkan, untuk proses PAW ini, yang dilakukan Partai Hanura pertama kali adalah dengan menggelar rapat pleno dengan seluruh anggota partai. Walaupun sebenarnya duduk perkaranya sudah jelas bahwa Moses akan di-PAW oleh partainya dalam waktu dekat.
“Ini kan baru kemarin kejadiannya ditahan. Tentu kita akan melaksanakan terlebih dahulu rapat pleno dan paripurna untuk menentukan bagaimana kira-kira sikap kita terhadap Pak Moses ini. Tentunya juga nanti berkembang suatu pembicaraan, yang ujung-ujungnya harus ada pengusulan PAW,” terangnya.
Meski begitu, Hanura sudah memutuskan sosok pengganti Moses jauh sebelum Moses ditahan. “Tentu kita mengacu dengan aturan yang ada di Partai Hanura maupun dari KPU. Siapa yang meraih suara terbanyak kedua itu yang menggantikan Pak Moses. Kita bisa rugi kalau tidak secepatnya diproses. Beda dengan dulu sebelum inkra, kita tidak bisa mengambil keputusan. Masih memegang prinsip praduga tak bersalah. Tapi posisinya sudah lain sekarang,” tambahnya.
Rencananya, hari ini, Rabu (11/4), Hanura Makassar akan menggelar rapat pleno. Namun, pihaknya tidak akan terlalu gegabah untuk secepatnya mengusulkan ke KPU.
”Penggantinya sudah kita rapatkan sebelumnya, waktu Pak Moses ditahan 8 bulan. Menurut KPU, Pak Andi Amirullah yang meraih suara terbanyak kedua menganggantikan Pak Moses. Kalau seperti ini tidak boleh kita tahan. Kita akan meminta petunjuk DPD dan DPP,” tandasnya.
Rekan sejawat Moses di Partai Hanura, Jufri Pabe mengatakan bahwa kasus yang mendera koleganya itu merupakan pembelajaran bagi legislator lainnya. Hanya saja, Jufri tidak bersedia berkomentar banyak. Dia menyebut Moses sebagai sosok legislator yang sangat kritis dengan menyikapi berbagai masalah di DPRD.
“Namanya juga musibah. Sebagai teman dalam partai dan pekerjaan saat ini tentu, kita menyayangkan. Karena Pak Moses ini orangnya sangat kritis dan pendalaman ilmunya sangat hebat,” ujarnya. (ita/ru



×


Amirullah Jaya PAW di DPRD Makassar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar