MAKASSAR, BKM– Jelang peringatan may day atau hari buruh internasional pada 1 Mei 2018, Pemerintah Kota Makassar menggelar rapat pelaksanaan may day dengan menghadirkan organisasi serikat buruh.
Rapat yang menghadirkan Ketua DPP Gabungan Serikat Buruh Mandiri Indonesia (GSBMI) Agus Toding dan juga Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Muis mewakili kaum buruh dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar Syamsu Rizal didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Makassar Irwan Bangsawan di ruang rapat Wakil Wali Kota Makassar, lantai 11 kantor Balai Kota Makassar.
Dalam rapat koordinasi terkait pelaksanaan peringatan may day, Ical sapaan akrab wali kota mengajak serikat pekerja mengisi may day dengan melakukan penanaman 100 ribu bibit mangrove di pesisir pantai Kota Makassar.
“Kegiatan penanaman 100 ribu Mangrove dapat menjadi gerakan bersama sebagai rangkaian kegiatan may day dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Sehingga keterlibatan rekan dari serikat buruh begitu sangat diharapkan,” jelas Irwan Bangsawan kepada BKM, Rabu (11/4).
Apresiasi diberikan Ical kepada Disnaker Makassar dan serikat pekerja yang begitu kuat membangun komunikasi dengan baik. Sehingga segala kegiatan bisa dikoordinasi.
Kaum pekerja memiliki kesempatan untuk menyampaikan aspirasi namun dengan cara santun dan produktif. Dan ini yang akan disampaikan ke pihak kepolisian sebagai bukti jika rencana aksi buruh telah dikoordinasikan baik.
“Penting bagi kaum pekerja diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasinya, dengan cara yang produktif dan juga santun. Dan hal ini pun akan disampaikan pada pihak kepolisian, agar dapat dipahami bersama bahwa kegiatan peringatan May Day telah dikoordinasikan bersama,” tambahnya.
Ketua GSBMI Agus Toding menyebut beberapa kegiatan sosial akan digelar di may day mulai donor darah, sunnat massal, dan kunjungan ke panti panti. Tidak ketinggalan ada penyampaian aspirasi di 1 Mei serta malam ramah tamah.
“Untuk ajakan pak Wali terkait penanaman Mangrove, kami sangat siap turut andil untuk menyukseskan. Ada juga aksi penyampaian aspirasi serikat pekerja, sebagai simbol bahwa gerakan buruh di Kota Makassar masih tetap ada,” turupnya. (arf)
Aksi Sosial Warnai May Day
×

