pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bendera Jatuh di Peringatan Hati Otoda

MAKASSAR, BKM — Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) tingkat Provinsi Sulsel dilaksanakan dalam sebuah upacara bendera di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (25/4).
Sebenarnya, agenda itu berlangsung sebagaimana upacara bendera biasa. Namun, ada kejadian di luar prediksi saat pengibaran bendera berlangsung.
Bendera Merah Putih yang dikibarkan tiba-tiba terjatuh. Padahal sudah hampir tiba di ujung tiang teratas.
Tentu saja peristiwa itu membuat seluruh peserta upacara gaduh. Tiga penggerek bendera yang merupakan pegawai Satpol PP cepat-cepat mengamankan bendera tersebut dan melipatnya.
Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah lingkup Pemprov Sulsel dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Tautoto Tana Ranggina.
Menurut Tautoto, otonomi daerah telah membuka ruang yang begitu besar untuk daerah melakukan terobosan atau inovasi untuk mengelola sumber daya yang ada demi mensejahterakan rakyat.
Namun yang perlu menjadi perhatian, apakah pelaksanaan otoda selama 22 tahun terakhir telah melahirkan buah positif berupa kesejahteraan rakyat yang meningkat.
Pemerintah daerah juga diharapkan terus berinovasi yang melahirkan kreativitas dalam rangka menciptakan terobosan baru untuk mendukung peningkatan kinerja pemerintah daerah. Namun di sisi lain, dapat berpotensi menyebabkan terjadinyapenyalahgunaan wewenang. Oleh karena itu, inovasi yang dilakukan harus sesuai dengan aturan.
Tautoto yang membacakan sambutan seragam Menteri Dalam Negeri mengingatkan ASN untuk menjaga netralitas selama pilkada berlangsung. Para ASN diharapkan fokus pada kerja yang belum dituntaskan dengan mengedepankan integritas dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. (rhm)



×


Bendera Jatuh di Peringatan Hati Otoda

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar