pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Soni Perintahkan Jalan Cokroaminoto-Agussalim Difungsikan Kembali

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berupaya untuk mencari solusi terbaik soal pedagang Pasar Sentral. Rapat koordinasi terus dilakukan bersama seluruh pihak.

Pembangunan New Makassar Mall atau Pasar Sentral pasca kebakaran Mei 2014 silam, mengakibatkan para pedagang yang menjadi korban terpaksa membuka lapak jualan di luar area gedung Pasar Sentral.
Untuk itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono melihat perlu ada solusi bersama baik untuk para pedagang, pengelola dan masyarakat umum pengguna jalan.
Selain itu, kehadiran para pedagang yang membuka kios di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto-KH Agussalim dan jalan yang ada di sekitar Pasar Sentral membuka macet. Disisi lain, keindahan Kota Makassar juga jadi terganggu.
Dia berharap, Pemerintah Kota Makassar bersama Makassar Tunggal Inti Raya (MTIR) bisa menata para pedagang tersebut untuk masuk ke Pasar Sentral paling lambat sebelum lebaran.
“Kalau dilihat dari atas, kesemrawutan terjadi di sekitar Pasar Sentral. Selain itu, kemacetan juga terjadi karena para pedagang menggunakan bahu jalan untuk jualan, ” kata Soni usai melakukan High Level Meeting dengan Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) Sulsel, di Ruang Rapat Pimpinan, Senin (7/5).
Dia berharap Jalan HOS Cokroaminoto dan KH Agus Salim bisa difungsikan secara maksimal sesuai peruntukannya.
“Bagaimana solusinya? Mengembalikan fungsi jalan ke sediakala. Kedua, bagaimana mengoptimalkan dan memfungsikan Pasar Sentral sekarang dengan meminta pedagang masuk ke dalam,” ujarnya.
Dia melanjutkan, berdasarkan laporan yang diterima, ternyata ada upaya negosiasi yang dilakukan saat ini dengan pihak MTIR yang mulai melunak. Harga lods yang sebelumnya dinilai cukup tinggi diupayakan untuk tidak memberatkan pedagang.
Proses inilah yang ditekankan Sumarsono untuk dicarikan solusinya oleh Plt Wali Kota Syamsu Rizal. Relokasi tanpa merugikan banyak pedagang.
Soni juga menginstruksikan agar dibentuk tim promosi sehingga pedagang yang masuk ke dalam gedung pasar tetap dapat berjualan dengan nyaman.
“Terus tim promosi tersebut, bisa meyakinkan banyak pembeli untuk datang ke Pasar Sentral. Jadi harus ada cara bagaimana menggerakkan pembeli bisa datang ke Pasar Sentral, terutama pada bulan puasa menjelang lebaran” jelasnya.
Setelah pedagang pindah, maka jalan tempat mereka berjualan akan dibersihkan. Kemudian dibeton dan diaspal oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulsel atau Makassar.
Saat ditanya oleh sejumah awak media, soal Wakil Presiden Jusuf Kalla pernah meminta mantan Gubernur Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk menyelesaikan persoalan ini. Sumarsono mengaku melanjutkan apa yang dilakukan oleh SYL.
“Bukan tidak menyelesaikan, tetapi belum menyelesaikan, karena terbatas pada waktu (purna bakti). Saya-kan harus melanjutkan proses penyelesaian, apa yang kita bicarakan bagian dari kelanjutanya,” imbuhnya.
Penyelesaian permasalahan di pasar kebanggaan masyarakat Indonesia Timur ini menurutnya harus dilakukan melalui proses negosiasi dan persuasif, sehingga kebaikan semua pihak dapat dicapai.
Rapat intensif terus dilakukan oleh Pemprov dan Pemkot, Mantan Plt Gubernur DKI Jakarta ini juga menekankan, rapat yang dilakukan tidak ada hubunganya dengan politik. Harapannya, agar pedagang dan masyarakat bisa masuk ke dalam.
“Syukur bisa menjelang Ramadan sudah bersih dan diaspal sehingga pada saat lebaran, kita menerima kedatangan tamu dan kondisi kota sudah tidak macet, aspal sudah mulus,” harapnya.
Sumarsono mengatakan, menyelesaikan persoalan pasar bukan baru kali ini saja bagi dirinya, saat menjadi Gubernur di Jakarta beberapa momen dan secara diam-diam dia memantau langsung kondisi Pasar Sentral.
“Saya sudah dari sana lihat bagaimana kumuhnya bagunan di sana,” bebernya.
Saat menjabat di Jakarta, Sumarsono menyelesaikan persoalan Pasar Tanah Abang, Pasar Jatinegara, Pasar Kampung Melayu dan Pasar Senen.
“Percayalah pemerintah akan berbuat yang terbaik bagi mereka,” pungkasnya.
Selanjutnya, berdasaran informasi yang diperoleh, Pemprov Sulsel, Kodam XIV Hasanuddin, dan Polda Sulsel serta Pemkot Makassar sepakat melakukan upaya bersama-sama untuk mengembalikan fungsi jalan.
Setelah bersih, diupayakan para pedagang pindah sendiri, selama sebulan akan dijaga oleh Satpol PP baik Pemprov dan Pemkot, selanjutnya dilakukan pengaspalan.
Dalam proses ini diharapkan peran serta masyarakat dan pedagang di tempat tersebut agar upaya negosiasi yang ada selama bisa berjalan lancar dan sesuai yang diharapkan.(rhm)



×


Soni Perintahkan Jalan Cokroaminoto-Agussalim Difungsikan Kembali

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar