pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Disdag Bilang Kenaikan Harga Sembako Masih Wajar

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar cukup kesulitan menjaga kestabilan harga komoditas pangan pada sembilan bahan pokok (sembako) di pasar-pasar tradisional di Makassar.
Hingga dua hari jelang masuknya bulan suci ramadan, harga cabai, bawang putih, serta telur ayam bertahan dengan kenaikan harga cukup tinggi.
Penjabat Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, Muh Yasir mengatakan, kenaikan harga komoditas menjelang bulan suci ramadan sudah sering terjadi. Dan kenaikan harga komoditas pangan cenderung hanya di cabai, dan telur ayam meskipun stoknya masih berada posisi aman untuk empat dan lima bulan ke depan. Termasuk beras dan minyak goreng.
Sehingga kenaikan harga beberapa komoditas pangan di pasaran belum termasuk masalah krusial apalagi belum masuk di bulan suci ramadan.
“Kita membandingkan kenaikan harga tahun lalu dengan tahun ini menjelang ramadan. Tahun lalu yang terjadi kenaikan adalah cabai mencapai Rp120 ribu dan dua minggu sebelum ramadan. Jika dibandingkan waktu yang sama di tahun berbeda, maka harga cabai sekarang ini masih belum tinggi kenaikannya masih di bawah Rp50 ribu,” sebut Yasir yang juga Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Senin (14/5).
Olehnya itu, Yasir berharap distribusi cabai dan bahan-bahan pokok lainnya dapat berjalan baik.
“Stok masih aman untuk empat sampai lima bulan ke depan khususnya beras dan minyak goreng. Peninjauan pasar tetap dilakukan Disdag Kota Makassar dan kami melihat masih batas kewajaran atau masih terkendali,” tambahnya.
Jika kenaikan harga dirasakan sudah berada diluar batas kewajaran dan tak terkendali, maka pasti intervensi akan dilakukan pemerintah kota. Intervensi dengan meminta kepada bulog untuk melakukan operasi pasar yang telah dilakukan tahun lalu.
“Tahun lalu kita lakukan intervensi dengan melakukan operasi pasar dalam pasar. Saya sampaikan ke penjual cabai kalau penjual tahan barangnya, kami akan jual dengan harga murah. Biarkan cabainya busuk tanpa dijual. Namun kami tetap melakukan pendekatan ke penjual-penjual,” tutupnya.
Dari pantauan BKM, kenaikan harga masih di bawang putih dari harga Rp17.000 naik Rp19.000, gula merah dari Rp14.000 jadi Rp20.000, telur ayam dari harga Rp38.000 naik Rp45.000 per rak, dan daging ayam dari Rp29.000 naik Rp30.000.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, mengimbau warga untuk tidak panik terkait kenaikan harga beberapa komiditi di pasaran. Karena kenaikan harga dipastikan tidak berlangsung lama dan tidak signifikan.”Kenaikan ini paling naik Rp1.000 hingga Rp2.000, kenaikan tersebut tidak signifikan atau masih stabil. Ini juga belum masuk bulan puasa. Tahun lalu sempat seperti ini kondisinya,” kata Ical.
Ical menambahkan, dari hasil pemantauan di pasar-pasar, stok bahan pokok masih stabil dan memastikan tidak ada distributor yang melakukan penimbunan. Kalaupun ada dipastikan diberikan sanksi.
“Stok cukup, cuma yang kurang yaitu lombok. Kenaikan harga ini karena psikologi warga yang ingin membeli beberapa jenis bahan pokok dengan jumlah banyak. Sehingga menjadi salah satu faktor terjadinya kenaikan harga,” tandasnya.(arf)



×


Disdag Bilang Kenaikan Harga Sembako Masih Wajar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar