pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ramadan Bulan Penuh Berkah Untuk Anak Panti

TAK terasa umat muslim kembali bersuka cita dengan datangnya Bulan Suci Ramadan 1439 hijriah tahun ini. Tak ada batasan antara yang kaya dan yang miskin untuk menikmati indahnya bulan penuh berkah tersebut. Hal itu-pun yang dirasakan Asni dan anak Panti Jabal Rahmah di Jalan Hertasning.

Laporan: JUNI SEWANG

Selain menambah amal ibadah, anak panti juga seringkali mendapatkan bantuan sembako maupun pakaian untuk ibadah.”Di panti kami sering mendapatkan bantuan berupa sembako dan pakaian salat dan mukenah. Bantuan itu dikelola dengan baik seperti beras, minyak goreng. Sementara alat salat digunakan oleh anak panti,” jelas Asni. Gadis 30 tahun ini mengaku bertambah kesibukannya dibandingkan hari-hari biasa. Asni sibuk membuatkan makanan buka puasa, sahur hingga menyuruh anak panti untuk berbondong-bondong ke masjid menunaikan salat. Apalagi, jarak masjid dengan panti tidak terlalu jauh.
“Saya sangat senang melihat mereka seperti saudara sendiri walaupun mereka bukan saudara kandung. Mereka saling membantu jika ada yang sakit maupun ada yang mendapatkan rezeki dari orang,” ungkap gadis lima bersaudara ini.
Pengasuh anak di Panti Jabal Rahmah ini di depan penulis mengaku, semua anak-anak penghuni panti punya latar belakang yang sama. Selain alasan ekonomi keluarga, banyak di antaranya yang sudah kehilangan orang tua. “Yang kita tampung di sini adalah anak-anak yatim piatu, yatim atau piatu, dan fakir miskin,” katanya.
Menurutnya lebih mudah menangani bayi yang belum tahu gendongan karena dengan sebotol susu mereka biasanya terdiam dari tangisnya. Berbeda dengan anak anak yang beranjak besar yang terkadang membuatnya kerepotan bila terjadi pertengkaran kecil diantara mereka.
“Yang bayi kalau rewel kasi susu, diammi, ini anak anak yang besar besar biasa dari main main, berkelahi tidak bisa juga kita marahi kasian anak yatim,” kata Asni.
Gadis yang tidak mengecap pendidikan yang tinggi ini juga senang karena kesempatan anak asuhnya untuk mendapatkan pendidikan yang setinggi-tingginya bertambah besar dibanding dirinya.
Kepada anak-anak asuhnya, ia berharap mereka menjadi orang yang berhasil, tidak perlu untuk mengingat jasa-jasanya.
“Kita berharap ada yang berhasil mencapai cita citanya dan membantu adik-adiknya kelak,” katanya.
Asni menyadari sumbangsihnya dalam mengasuh anak yatim piatu menurutnya belum semaksimal.”Di sini kita bisa belajar menjadi seorang ibu bagi anak-anaknya dimana kelak merupakan prioritas pertama setelah berumah tangga. Saat ini hanya pengabdian dan ibadah yang kita kejar,” tutupnya.
Ia juga tidak pernah menyangka akan bekerja sebagai pengasuh di Panti Asuhan Jabal Rahmah yang tepatnya berada di Jalan Hertasning.
Awalnya ia hanya berniat mengunjungi kerabatnya di Makassar, tepatnya pemilik dari Panti asuhan Jabal Rahmah. Kunjungan pertamanya ini membawa kesan tersendiri. Ia senang dan merasa terhibur melihat bayi dan anak anak panti.”Rasanya senang melihat anak kecil banyak”, ungkap gadis lima bersaudara ini.
Tak terbayangkan olehnya jika ia yang mengalami nasib seperti anak anak panti disini. Asni Dg Siang bersyukur mempunyai orang tua. Gadis yang hanya lulusan tingkat SLTP cukup bertanggung jawab dalam mengurus panti. Sudah sekitar lima tahun Asni menjadi pengasuh di pantu Asuhan Jabal Rahmah.
Ajakan saudaranya untuk membantu tugas di panti asuhan ini ditanggapinya dengan tidak serius. Awalnya, ia diperbantukan untuk sementara waktu. Namun, setelah berjalan gadis lajang ini merasakan betah. Asni juga terkadang menangani bayi walaupun lebih dominan diurus oleh Ibu panti, dirinya mengurus anak anak diatas dari dua tahun. Layaknya orang tua, dirinya sedih bila ada anak panti yang sakit, sebaliknya saat mereka senang dan sehat, Asni pun merasa gembira. Dengan jumlah bayi sebanyak 1 orang berumur dua bulan dan puluhan anak anak dengan usia dari dua tahun hingga usia SMA Kelas Tiga yang Asni harus jaga. (*)



×


Ramadan Bulan Penuh Berkah Untuk Anak Panti

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar