MAKASSAR, BKM– Keluhan warga Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo terkait belum dibenahinya Lorong 7 termasuk drainase mereka akhirnya didengar pihak pemerintah setempat.
Salah satu yang menjadi perhatian pihak kecamatan yakni pembenahan drainase yang sudah tidak berfungsi dengan baik dalam waktu cukup lama.
Bukan hanya drainase di Lorong 7, warga di beberapa lokasi diantaranya sekitar Posyandu, di rumah-rumah warga, masjid, drainasenya tampak jorok sehingga warga menutup drainase tersebut.Akibatnya, warga tidak lagi mempunyai drainase.
“Warga main tutup drainase, pihak kelurahan sudah meminta warga jangan menutup drainase dengan alasan apapun, biar gampang dibersihkan, tapi masih saja ditutup.Biasa warga pakai untuk parkir motor,” keluh Lurah Kaluku Bodoa, Muh Amir Nur, Selasa (5/6) saat memantau petugas drainase melakukan pengerukan.
Amir Nur menambahkan, tak heran jika musim hujan tiba banyak air tergenang di jalan dan rumah-rumah warga jadi kebanjiran.
“Kita perlu dukungan warga, jangan mengeluhkan kondisi lingkungan yang jorok. Warga tahu kondisi jorok dapat menimbulkan berbagai macam penyakit diare dan gatal-gatal, inilah yang membuat sejumlah warga jadi resah, pemerintah lebih resah,” jelasnya.
untuk itu, kata lurah, pemerintah berharap, para warga Kaluku Bodoa sama sama memperhatikan lingkungan. (jun)
Keluhan Warga Kaluku Didengar Pemerintah
×

