pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ramadan Merupakan Puncak Rezeki Baginya

DI BULAN Ramadhan, para pedagang pakaian, sendal dan sepatu panen rezeki. Begitupun, Mantasari Indayani pedagang sepatu pinggir Jalan Hertasning yang turut mendapat keuntungan berlipat dibanding hari biasa. Ia mengaku ramadan merupakan puncak rezeki bagi pedagang.

Laporan: NUGROHO

Penulis berkesempatan mewawancarai perempuan dengan panggilan Sari ini. Stand miliknya hanya terbuat dari tenda dengan jejeran meja yang disusun untuk memajang sepatu-sepatunya.
Sari telah melakoni pekerjaannya ini sejak 2009 lalu. Sehari-harinya memang inilah kesibukannya, tak ada yang lain. Hanya saja setiap Ramadhan tiba, Sari selalu mengerahkan tenaganya lebih besar untuk menjual sepatu dagangannya. Faktor berpuasa dan meningkatnya pembeli saat ramadan, menjadi semangatnya sendiri.
Selama bertahun-tahun, Sari telah beberapa kali memindahkan standnya. Jika ditempatnya jarang ada pembeli, maka ia mengevaluasi lagi untuk pindah tempat mencari yang lebih baik. Di Jalan Hertasning saja, baru sekitar setahun ia disana.
Wanita 27 tahun ini tak bisa menutupi kesyukurannya ketika bulan ramadan tiba. Ia mengatakan, penjualan saat Ramadhan benar-benar meningkat signifikan. Hal ini pula lah yang menjadi motivasi dirinya untuk terus berjualan sepatu.
“Biasa dalam sehari Alhamdulillah saya dapat sekitar Rp 1 juta rupiah, kalau Ramadan lebih meningkat lagi, biasa dapat sekitar Rp2 juta,” kata ibu dari dua orang anak ini.
Saat ramadan tiba, orang yang mencari sepatu dikatakan Sari memang meningkat. Bahkan orang dari berbagai daerahpun singgah membeli sepatu-sepatunya. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri baginya untuk bisa terus melayani para pelanggannya itu.
Salah satu bentuk pelayanan yang ia berikan adalah membuka standnya seharian penuh, atau selama 24 jam selama sehari, atau tak pernah tutup. Karena Sari mengatakan, bukan hanya siang maupun sore hari saja orang yang datang mencari sepatu. Subuh dini haripun biasa masih ada orang yang sengaja singgah di standnya.
“Biasanya kan kalau hari biasa saya buka siang jam 2, tutup jam 12 malam. Kalau ini biasa subuh orang ada juga yang datang, pagi juga, jadi saya buka terus 24 jam,” katanya.
Saat ramadan ini pula ia membagi tugas dengan adiknya untuk menjaga stand. Selain itu ia juga mempekerjakan satu karyawan untuk membantu melayani para pembeli yang datang.
Bulan ramadan menjelang Idul Fitri merupakan saat dimana puncaknya penjualan sepatu milik Sari sedang tinggi-tingginya. Bahkan keuntungan yang diperolehpun bisa lebih dari saat ini.
“Sekarang ini masih terlihat belum sebesar tahun lalu. Puasa tahun lalu itu, apalagi menjelang lebaran, lebh banyak lagi keuntungan,” ucapnya.(*)



×


Ramadan Merupakan Puncak Rezeki Baginya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar