MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto cukup kecewa mengetahui masih ada pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemerintah Kota Makassar yang tertutup dan tidak transparansi dalam memberikan informasi kepada publik.
Padahal kata Danny, sapaan akrab wali kota mengaku, sering meminta ke seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkot Makassar untuk senantiasa menjunjung tinggi transparansi dan keterbukaan informasi publik.
Salah satu penilaian terhadap SKPD dan pejabat dalam evaluasi kinerja adalah keterbukaan informasi ke publik. Dapat dipastikan pejabat yang tertutup kepada publik mendapatkan rapor merah dan terancam masuk dalam gerbong mutasi.
“Komitmen saya adalah selalu terbuka dan transparan ke publik. Jadi kemungkinan besar pejabat yang tertutup ke publik dimasukkan dalam gerbong mutasi,” tegas Danny, Minggu (15/7).
Orang nomor satu di Kota Makassar memastikan gerbong mutasi bagi pejabat eselon II dan III dibuka tidak lewat dari bulan Juli 2018. Mutasi dilakukan untuk memberikan penyegaran-penyegaran di lingkup pemerintahaan kota.
“Evaluasi program dan kerja sudah selesai minggu ini dan mutasi dapat dibuka Juli ini. Waktu tepatnya masih kami cari,” tambahnya.
Hanya saja, Danny memilih untuk tidak menyebut nama dan jabatan yang dimasukkan di dalam penilaian tidak memuaskan untuk kemudian dilengserkan dari jabatan.(arf)
Danny Mulai jadwalkan Mutasi Pejabat
×

