CHAIRMAN Fajar Group HM Alwi Hamu merayakan ulang tahunnya yang ke-74 di Ballroom Graha Pena, Sabtu (28/7). Perayaannya begitu meriah. Hadir keluarga besar, staf dan karyawan di Fajar Group. Juga seluruh kolega dari beberapa instansi serta perusahaan.
Dalam kesempatan ini, Alwi Hamu menyampaikan tentang pengalaman hidupnya hingga saat ini menjejak usia 74 tahun. Ia mengatakan, saat menjadi wartawan dulu, ia mampu mengubah mindset pemikiran tentang berita. Ketika orang saat itu berpikir bahwa berita buruk adalah berita yang bagus, Alwi menjadi pencetus dan mengubah dasar pemikiran itu.
“Dulu, ketika wartawan berpikir kalau bad news is the good news, saya ubah itu. Saya merasa kalau good news is the best news, berita baik adalah berita terbaik. Nah, inilah yang selalu kami kerjakan. Inilah yang dikerjakan oleh Fajar, sehingga bisa seperti sampai saat ini,” kata Alwi diiringi tepuk tangan para undangan.
Alwi Hamu adalah seorang jurnalis entrepreneur. Ia adalah wartawan yang juga seorang pengusaha. Pengalaman tentang sebuah usaha telah ia geluti sejak kecil, hingga mental usahanya pun bertahan hingga kini.
Di depan para tamu undangan, Alwi kembali mengenang dan menceritakan saat dirinya masih duduk di bangku SMP. Selain bersekolah, ia juga menjual pisang goreng (pisgor). Tempatnya, di sekolah dan beberapa warung kopi.
“Kebetulan samping rumah dulu ada warung kopi. Jadi pisang gorengnya saya titip di situ. Pisangnya saya goreng sendiri. Terus, saya bawa juga ke beberapa warung kopi untuk dititipkan. Nah, sisanya itu saya bawa ke sekolah, jual di sana,” ujar Alwi.
“Tapi di sekolah bukan saya yang jual. Saya kasih penjaga sekolah untuk jual. Kalau laku 10, saya kasih dia dua. Begitu terus tiap hari. Nah, kalau ada sisanya lagi itu, saya makan bersama teman-teman,” tambahnya.
Karena pengalamannya inilah, Alwi kini menjadi entrepreneur besar. Kerja keras dan kegigihannya telah terbukti dengan besarnya Fajar Group saat ini.
Ia mengakui jika sebenarnya dirinya tak pernah bermimpi menjadi seseorang yang kaya raya dan punya nama. Kekayaan yang selama ini ia miliki, disebutnya kekayaan batin. Itu pulalah yang membuat dirinya masih sehat di usia 74 tahun ini.
Beberapa kolega yang hadir memberikan tanggapannya mengenai Alwi Hamu. Seperti Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Penjabat Gubernur Sulsel Sumarsono. Juga Owner Phinisi Hospitality Group Willianto Tanta.
Wali Kota Makassar mengatakan, Alwi Hamu adalah orang penting bagi Makassar. Karena, ia mampu memberikan nilai pada generasi Makassar di masa yang akan datang.
“Ulang tahun ini bukan hanya Pak Alwi saja yang dapat berkah. Tapi seluruh Makassar. Karena kita mendapat panutan yang luar biasa pada beliau. Beliau mampu memberi nilai pada generasi yang akan datang,” katanya.
Penjabat Gubernur Sulsel Sumarsono mengatakan, walaupun Alwi Hamu adalah sosok yang baru dikenalnya, namun ia telah merasa jika Alwi Hamu adalah seseorang yang hangat dan akrab kepada semua kalangan.
“Alwi Hamu ini pengusaha yang periang, namun tetap profesional. Sosoknya bisa akrab dengan siapa saja,” ujar Soni.
Owner Phinisi Hospitality Group Willianto Tanta pun memiliki pandangan yang hampir sama. Ia melihat jika selama ini Alwi Hamu adalah sosok yang sangat gaul, santai, selalu menyapa, bukan orang yang sombong, dan bisa mengayomi. Makanya, setiap ada perayaan ulang tahunnya, Willianto selalu berusaha untuk menghadirinya.
“Saya sama beliau ini sudah seperti orang tua dan anak. Karena hubungan silaturahmi kami sudah lama terjalin waktu beliau masih wartawan. Makanya, setiap beliau ultah saya selalu hadir. Tadi pagi saja saya baru pulang dari Jakarta, datang khusus menghadiri ini,” kata Willianto. (nug/rus/c)
Mencetuskan Berita Baik Adalah Berita Terbaik
×

