pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemkot Perketat Pengawasan Hewan Kurban

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian (DPP) Makassar melakukan pengawasan terhadap hewan kurban yang masuk ke Kota Makassar.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan kondisi hewan kurban apakah bermutu dan layak dijadikan hewan kurban di pelaksanaan Idul Adha atau tidak.
Bahkan hampir setiap malam, DPP Kota Makassar menurunkan tim gabungan di perbatasan Makassar seperti batas Makassar-Maros, dan Makassar-Gowa.
Tim gabungan diturunkan untuk memeriksa hewan ternak jenis sapi atau kambing yang masuk di Makassar melalui jalur darat. Adapun pemeriksaan meliputi surat-surat asal daerah hewan dan surat sehat hewan.
Kepala DPP Kota Makassar, Abdul Rahman Bando mengatakan, jelang pelaksanaan Idul Adha, pemerintah kota semakin intens melakukan pengawasan dan memperketat masuknya hewan ternak untuk kurban. Sehingga hewan kurban yang dijual benar-benar layak dan aman.
“Operasi akan terus dilakukan hingga usai pelaksanaan Idul Adha. Kami bentuk tim gabungan yang terdiri dari petugas DPP Makassar dan Satpol PP Makassar. Semua kendaraan pengangkut hewan diperiksa surat-suratnya hewan yang dimuat. Kalau tidak lengkap, kami larang masuk ke Makassar,” kata Rahman Bando, Senin (30/7).
Rahman menambahkan, pemeriksaan kondisi fisik hewan kurban mulai dilaksanakan pada H-7 Idul Adha. Semua tempat-tempat penjualan hewan dikunjungi memeriksa hewannya. Jika cacat pada fisik seperti pincang, mata rusak, daun telinga cacat dan usianya belum memenuhi, maka diminta untuk tidak di jual.
“Kalau untuk konsumsi sehari-hari atau bukan untuk di kurbankan tidak jadi masalah. Tapi kalau untuk ibadah kurban harus baik, sempurna, tidak cacat dan usia yang sudah layak,” tambahnya.
Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mengimbau pemerintah kota Makassar harus mengintensifkan pengawasan jalur masuknya hewan kurban.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Makassar, Iqbal Djalil, menegaskan, banyaknya jalur masuk kambing dan sapi kurban membuat Pemkot Makassar harus berhati-hati. Olehnya itu, dewan meminta hewan kurban yang masuk ke Makassar perlu dilakukan pengecekan kesehatan dan harga hewan kurban.
“Idul Adha inikan tidak lama lagi, hewan kurban mulai masuk Makassar. Makanya, langkah yang harus diambil adalah mengawasi dengan menempatkan beberapa tim di jalur pintu masuk Makassar. Tim melakukan pengecekan kesehatan dan harga yang tentu tidak melambung tinggi,” ungkapnya saat di ruang Banggar DPRD Makassar, Senin (30/7).
Lanjut legislator Fraksi PKS Makassar ini, bahwa pembenahan juga perlu dilakukan di sejumlah tempat pemotongan hewan kurban, sehingga kebersihan dan kualitas daging hewan kurban layak untuk dikonsumsi masyarakat.
“Sejak sekarang pemkot harus membenahi seluruh fasilitas dan kebersihan tempat pemotogan hewan kurban. Sebab pengalaman tahun lalu masyarakat lebih memilih memotong hewan kurban di tempat masing-masing daripada di tempat pemotongan hewan,” katanya.
Mengiggat banyak hewan kurban masuk Makassar, dewan meninjau kembali aturan atau Instruksi Gubenur Nomor 67 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pemotongan Hewan. semua aktivitas penjualan hewan kurban harus ada izin dari pihak setempat.
Sementara itu, anggota DPRD Makassar, Yeni Rahman meminta selain pengawasan hewan kurban masuk, juga yang perlu diperhatikan mengenai harga yang melambung tinggi pasca hari H. Sehingga pemerintah kota harus mengambil langkah cepat.
“Sama ji dengan harga sembako, harga kurban juga perlu diawasi pemkot jangan sampai harga di lapangan itu sudah melambung tanpa pengawasan. Seharusnya pada saat masuknya sapi atau kambing di Makassar itu sudah diantisipasi,” tuturnya.(arf-ita)



×


Pemkot Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar