MAKASSAR, BKM– Semangat nasionalisme masyarakat Kota Makassar dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke-73 tahun sedikit turun. Ditandai dengan kurangnya masyarakat menaikkan dan memasang bendera merah putih di halaman depan rumah.
Hal tersebut yang diungkapkan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto pada saat memberikan sambutannya di Konser Kebangsaan RRI, Lapangan Karebosi Makassar, Sabtu malam, (11/8).
Dihadapan tamu undangan dan tokoh masyarakat, Danny sapaan akrab wali kota mengaku mendapat banyak kritik dari orang-orang tua termasuk masukan dari Gubernur Sulawesi Selatan di mana akhir-akhir ini masyarakat di Makassar sudah kurang memasang bendera merah putih yang jadi tanda perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus.
Melalui dialog dan konser kebangsaan, RRI memberikan semangat bagi Pemerintah Kota Makassar untuk terus menggelorakan semangat kemerdekaan melalui gerakan-gerakan merah putih. Gerakan merah putih setiap rumah ini melibatkan ketua Rukun Tetangga-Rukun Warga (RT-RW), kelurahan, kecamatan dan LPM.
“Gerakan merah putih yang dibuat ini menindak lanjuti kritikan termasuk masukan dari gubernur bahwa akhir-akhir ini sudah kurang masyarakat memasang bendera merah putih yang menjadi tanda-tanda perayaan HUT negara. Dengan gerakan ini kami harap seluruh warga tidak ada lagi yang tidak memasang bendera merah putih,” tegas Danny.
Semua kegiatan-kegiatan Radio Republik Indonesia (RRI) yang dibuat mulai dialog kebangsaan sampai pada konser kebangsaan merupakan sesuatu yang sangat diperlukan bagi para masyarakat dan pemerintah kota. Terpilihnya Makassar sebagai tempat penyelenggaraan dinilai sudah tepat.
“Memilih Makassar jadi tempat penyelenggaraan saya kira tidak pernah salah. Makassar memiliki posisi yang strategis dan berada di center point of di Indonesia dan menjadi gerbang Indonesia timur. Tentunya semua karena pembangunan tersistem baik,” ucapnya. (arf)
Danny Minta Tingkatkan Rasa Nasionalisme
×

