pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tugu Pahlawan Indonesia tak Masuk Cagar Budaya

MAKASSAR, BKM — Tugu Pahlawan Indonesia hingga kini berdiri kokoh di Jalan Ujung Pandang. Letaknya tak jauh dari Fort Rotterdam Makassar. Saling berhadapan. Hanya dipisahkan oleh jalan.
Tempat berdirinya cukup mudah ditemui. Hanya berjarak sekitar 6 meter dari tepi jalan poros.
Di sekitar tugu terdapat banyak tempat usaha. Mulai dari lapak jualan Pedagang Kakilima (PKL), sampai bangunan tembok pengelola dermaga Pulau Khayangan yang hampir setinggi dengan tugu pada sisi bagian utara.
“Sering dari pihak pengelola benteng (Fort Rotterdam) menegur pemilik bangunan untuk tidak menambah tinggi dan luas bangunannya. Tapi tetap dikasih tinggiji. Jadi tinggi tugu ini hampir sama dengan bangunan di sisi utaranya. Semakin tidak kentarami ini tugu,” kata Daeng, seorang warga pulau yang sudah 30 tahun bekerja sebagai penyeberang kapal penumpang.
Dari orang-orang yang sudah 30-an tahun lamanya beraktifitas di sekitar tugu, disebutkan jika tugu Pahlawan Indonesia ini merupakan monumen pendaratan TNI di Makassar. Masyarakat lokal dan dari luar negeri sering melakukan upacara sekitaran tugu. Paling sering pada hari-hari bersejarah nasional.
Selain tugu pahlawan, menara mercusuar juga pernah ada dan berdiri di bibir pantai. Jaraknay hanya sekitar 20 meter dari tugu. Namun menara mercusuar hilang dan kini tinggal tugunya.
Jarak tugu dari bibir pantai dulunya ada 25 meter. Namun lama kelamaan, seiring berlangsungnya penimbunan, membuat jarak tugu dan bibir pantai menjadi lebih jauh. Yakni 50 meter.
“Sekarang masih adaji kita temukan biasa orang atau kelompok-kelompok yang datang untuk upacara. Ada juga orang luar negeri datang lihat tugu sambil bawa-bawa foto tugu,” terang Daeng lagi.
BKM mencoba mencari informasi yang lebih jauh tentang tugu yang rencananya akan dibongkar ini. Namun, Kepala Unit Pengembangan dan Pemanfaatan dari Balai Cagar Budaya Nusriat yang ditemui di kantornya dalam lokasi Fort Rotterdam, Makassar tidak dapat memberikan penjelasan tentang sejarah berdirinya tugu itu.
Ia beralasan tak masuk di unitnya. Nusriat meminta untuk menemui Kepala Unit Dokumentasi dan Publikasi Cagar Budaya Irwani.
Hal yang sama disampaikan Irwani. Alasannya, tidak ada datanya yang masuk di unit Cagar Budaya. ”Coba cari sejarahwan. Mungkin ada yang tahu,” kelitnya, kemarin. (arf/rus)



×


Tugu Pahlawan Indonesia tak Masuk Cagar Budaya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar