pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bisa Masuk Guinnes Book of Record Sebagai Asisten I Terlama

HARI Jumat (31/8) yang lalu, merupakan hari terakhir bagi Asisten I, Andi Herry Iskandar berkantor. Lelaki bersahaja itu sudah memasuki masa pensiunnya.

Laporan: RAHMA AMRI

Andi Herry merupakan pamong senior yang menghabiskan karirnya sebagai ASN dengan posisi terakhir sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan. Jabatan itu diemban cukup lama, sekitar sembilan tahun.
“Mungkin bisa masuk guinnes book of record yah sebagai Asisten I terlama,” katanya bercanda.
Lelaki yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Makassar itu terkenal sebagai sosok yang tegas, disiplin, dan berdedikasi pada tugas. Sehingga tak ingin meninggalkan beban, di hari terakhirnya berkantor, dia menyelesaikan semua urusan yang ditakutkan nantinya menjadi terbengkalai.
Sadar jika fasilitas yang diberikan padanya selama ini melekat pada jabatan, Andi Herry secara lugas meminta kepada Kepala Biro Umum, Muh Hatta untuk menyetop semua yang diberikan.
Saat itu, Andi Herry langsung menyerahkan kunci mobil dinasnya, Toyota Fortuner kepada Hatta. Selain itu, dia juga meminta fasilitas berupa pulsa hape yang selama ini didapat untuk disetop.
“Saya minta setop fasilitas telepon untuk saya yah,” tegasnya.
Dia mengaku, melepas jabatan sebagai Asisten I, dirinya tidak perlu repot-repot keluar dari rumah dinas. Pasalnya, selama sembilan tahun menjabat, dia tinggal di kediaman pribadinya. Karena pemprov memang tidak menyediakan rumah dinas untuknya.
Perjalanan karier sebagai ASN telah dilalui sejak tahun 1986. Kala itu dirinya lulus sebagai ASN di Kanwil Pekerjaan Umum (sekarang Dinas PU) saat berusia 28 tahun.
Tak sampai dua tahun, alumni Teknik Sipil Unhas ini langsung mendapatkan jabatan sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Sinjai. Padahal dirinya tak pernah menjabat sebagai kepala Sub Bidang atau Kepala Bidang.
“Saat itu ada program bantuan dana dari luar negeri yaitu USAID, tapi syaratnya mereka melihat Kepala Dinas PU harus orang profesional atau latar belakangnya dari teknik,” katanya.
Gubernur Sulsel saat itu, Prof Amiruddin pun mengeluarkan kebijakan untuk mengangkat beberapa lulusan teknik menjadi kepala dinas. Jadilah Andi Herry yang sebelumnya hanya menjabat kepala proyek sebagai kepala dinas PU Kabupaten Sinjai.
“Dari Sinjai, saya kemudian dipindahkan ke Gowa sebagai Kepala Dinas PU, kemudian ke Makassar. Di Makassar dari kepala dinas PU, saya dipindahkan jadi kepala dinas kelautan dan perikanan,” lanjutnya.
Tak lama, dirinya dipilih menjadi Wakil Wali Kota Makassar mendampingi Ilham Arief Sirajuddin. Saat IAS maju sebagai calon gubernur, jabatan Wali Kota Makassar akhirnya diserahkan kepada dirinya.
Usai masa jabatannya sebagai Wali Kota Makassar selesai di tahun 2009. Oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat itu, Herry ditarik ke provinsi sebagai Asisten 1 yang membidangi masalah pemerintahan sampai pensiun. (rhm)



×


Bisa Masuk Guinnes Book of Record Sebagai Asisten I Terlama

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar