pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tidak Berani Menerima Pesanan Plat Kendaraan Palsu

MERINTIS usaha sebagai tukang jasa pembuatan plat nomor kendaraan cukup menjanjikan. Sebab dengan makin banyaknya pemakai kendaraan yang lalu lalang di jalanan, usaha pembuatan plat nomor kendaraan tidak pernah sepi dari permintaan. Seperti usaha yang dirintis Abd Gafur.

Laporan: ARDHITA ANGGRAENI

Pria 41 tahun ini memiliki tempat usaha tepat di depan Perumahan Bukit Khatulistiwa Jalan Perintis kemerdekaan 16 Makassar.
Menurut Gafur, ia melayani pembuatan plat kendaraan, plat nomor rumah hingga plat rambu lalu lintas yang biasanya disesuaikan dengan permintaan konsumennya.
“Tergantung ji biasanya pesanan orang, tapi paling banyak memang mobil dan motor yang pesan nomor atau hilang platnya. Karena banyak juga saingan, jadi pintar-pintarta’ lagi,” ungkapnya saat penulis menemuinya, siang kemarin.
Walaupun menurut Gafur, membuka usaha pembuatan plat kendaraan saat ini sudah banyak dan menjamur di setiap pinggir jalan, tetapi usaha tersebut tetap dicari orang.
Ia sendiri mematok harga pembuatan plat kendaraan mulai Rp50-120 ribu. Bahkan ia berinovasi dengan meningkatkan kualitas cat plat nomor kendaraan.
“Itumi lagi dek, karena biasanya orang yang mau pesan plat nomor berbeda-beda ukurannya. Kalau ukuran standar itu Rp50 ribu. Saya juga perbaiki kualitas catnya sehingga tidak mudah hilang,” bebernya.
Selain itu, Pria paruh baya ini juga menjelaskan tiap ukuran plat nomor sepeda motor dengan ukuran standar adalah 10cm x 25cm dan untuk ukuran standar plat nomor mobil adalah 40cm x 13.5cm, begitupun ukuran plat rambu lalulintas dan plat lainnya. Semakin banyak variasai pembuatan plat nomor kendaraan semakin hargnya mahal.
“Sudah ada memang ukurannya untuk mobil dan motor. Tidak ada yang susah dibikin, paling beli bahan baku juga itu lumayan mahal ki dek’, seperti ini aluminium satu lembar itu paling murah Rp100 ribu lebih, karena beda-beda maunya orang jadi harga aluminium yang tebal itu bisa sampai Harga Rp350 ribu,” tuturnya.
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan plat nomor kendaraan tersebut, diakui Gafur disesuaikan keinginan dan permintaan pembelinya. Secara rinci Gafur membeberkan harga bahan baku usahanya, seperti Alumunium, 2m x 1m tebal 1mm, 1 lembar itu ia beli dengan harga Rp 350.000, untuk aluminum dengan tebal 0.5mm 1 lembar seharga Rp 110.000, tebal 0.6mm untuk 1 lembar Rp 150.000.
Begitupun bahan baku dari Akrilik, jika ketebal akrilik mencapai 2mm, 2m x 1m, 1 lembar harganya bisa mencapi Rp 365.000. Sehingga Gafur biasanya mengeluarkan modal untuk bahan baku pembuatan plat kendaraan itu sebesar Rp 975.000 setiap kali membeli bahan baku.
“Tapi tidak sekaligus dibeli, saya cicil biasanya, nanti ada pesan baru saya beli bahannya yang mahal-mahal,” ucapnya.
Apalagi dirinya hanya seorang diri yang mengerjakan pembuatan plat kendaraan, tempat usahanyapun hanya disewa setiap bulannya sebesar Rp300 ribu.”Saya sewa ji juga tempat ini sebesar Rp300 ribu, bagaimana bisa kita bayar kalau tidak pintar-pintar ki simpan, tidak banyak juga didapat,” akunya.
Terlebih lagi dirinya mengakui jika dirinya tidak melayani pembuatan plat palsu karena takut berurusan dengan pihak kepolisian.”Banyak juga usaha seperti ini membuat plat palsu atau plat gantung. Kadang memang ada yang meminta dibuatkan tapi saya tidak terima, karena plat palsu lebih mudah diketahui polisi,” tutupnya. (ita)



×


Tidak Berani Menerima Pesanan Plat Kendaraan Palsu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar