GUBERNUR Sulsel, Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman melakukan evaluasi terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel.
Nurdin, usai melantik empat kepala daerah terpilih di Baruga AP Pettarani Unhas, Rabu (26/9) mengatakan, terbuka peluang pihaknya akan merampingkan OPD yang ada saat ini.
Dia menjelaskan, pihaknya saat ini sementara melakukan proses kajian. Jika ada OPD yang memang harus dimerger, tentu akan dimerger. Namun, tidak menutup kemungkinan juga pihaknya memisahkan bagian atau bidang dari OPD yang memang dianggap penting dan lebih efektif berjalan jika dipisahkan. Sementara bagi OPD yang sudah dianggap cukup efektif saat ini, tetap akan dipertahankan.
“Terbuka peluang merampingkan OPD setelah melakukan evaluasi. Agar kita tahu apa sebenarnya kebutuhan kita. Yang mana sebenarnya harus dimerger, yang mana dipertahankan. Yang mana dimerger harus dipisah. Sekarang sementara dalam proses kajian. Biarlah berjalan dulu. Kita lihat,” ungkap Nurdin.
Dalam bekerja, orang nomor satu Sulsel itu betul-betul menekankan efektifitas.
Bersama Wakil Gubernur Sulsel Andi Amran Sulaiman, dia menekankan tidak ada pembagian tugas yang dilakukan. Keduanya mengambil peran masing-masing. Tidak ada istilah harus tunggu petunjuk gubernur dulu baru bisa bekerja. Alasannya, agar Wagub bisa kerja cepat.
“Kita kerja tim. Wagub cukup mewarnai pemerintahan sekarang. Berbeda dengan pasangan-pasangan yang lain. Kalau di Sulsel ini, kerja tim. Tidak ada pembagian tugas. Kita masing-masing mengambil peran. Tidak usah lagi ada petunjuk gubernur. Wakil gubernur bisa mengambil keputusan supaya cepat. Kalau hanya harus tunggu petunjuk, itu pola-pola lama,” ungkapnya.
Namun, keduanya tetap melakukan koordinasi. Nurdin mengatakan, tugas Wagub sangat berat. Yakni membangun sistem dan mengefisienkan pemerintahan. (rhm)
Segera Rampingkan OPD
×

