PAREPARE, BKM — Kepala Bidang Pendapatan di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Parepare, Prasetyo memutuskan menjadi muslim.
Prasetyo mengucapkan dua kalimat syahadat disaksikan rekan dan Jamaah Masjid Al Irsyad, setelah resmi menjadi muallaf maka namanya ditambahkan menjadi Muhammad Prasetyo.
Prasetyo kepada wartawan mengakui bagaimana kisahnya hingga memutuskan untuk memeluk agama Islam.
Awalnya, Prasetyo mengaku tertarik mendengarkan ceramah –ceramah tentang Agama Islam di Sosial Media, Facebook.
“Hati saya begitu tenang ketika mendengarkan ceramah di sosial media, itu yang saya lakukan mengisi waktu senggang terutama ceramah Dokter Zalir Naik,”ujarnya.
Prasetyo menceritakan dari ceramah-ceramah tersebut , dia mulai mencari tahu apa itu agama Islam.
Puncaknya Selasa (6/11). Dia mantap memeluk Islam dan mengucapkan dua kalimat Syahadat setelah mengikuti Pesantren Kilat di Malang, Jawa Timur.
“Distulah saya dituntun mengucapkan dua kalimat syahadat, tanpa paksaan, ini adalah dorongan dari hati yang mendapatkan ketenangan,”tandasnya.
Saat sampai di Kota Parepare, rekan kerjaPrsetyo pun menyarankan untuk di Islamkan di Parepare agar masyarakat Parepare tau kalau sudah memeluk agama Allah dan mengikuti agama yang diajarkan oleh Rasulullah SAW
“Biar lebih afdal lagi, saya kembali di Islamkan di Masjid Al Irsyad oleh pak Kyai Iskandar Ali,”urai dia.
Sebelum akhirnya jadi muallaf, Prasetyo meminta ijin terlebih dahulu kepada Orang tuanya di Malang.
“Mereka welcome, dan berpesan untuk tidak main-main , teguh terhadap pendirian, namanya anak kan kita harus tetap minta restu orang tua, saya juga berharap agar istri dan 2 anak saya segera ikut memeluk agama Islam,”harap dia. (smr/D)
Frasetiyo: Efek dengar Ceramah
×

